Hasil Lomba Sholawat Al Banjari Tingkat SD Se-Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang

Gebyar Sholawat Banjari Pelajar SD Mojowarno Jombang
Gebyar Sholawat Banjari Pelajar SD Mojowarno Jombang – Foto: Ari Rahmad Hidayat

Syiar agama Islam berkembang dengan semarak di wilayah Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Salah satu kegiatan keagamaan Islam yang dilaksanakan di Kecamatan Mojowarno adalah Lomba Sholawat Al Banjari antar murid Sekolah Dasar (SD) se-Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Kegiatan Lomba Sholawat Al Banjari antar murid SD se-Kecamatan Mojowarno telah dilaksanakan pada Sabtu, 23 November 2019 lalu.

Acara lomba seni Islami tersebut dilaksanakan pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Lomba Sholawat Al Banjari dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Mojowarno. Kegiatan keagamaan Islam ini berhasil menarik perhatian massa. Terbukti, ribuan masyarakat Kecamatan Mojowarno memenuhi area Lapangan Kecamatan Mojowarno sejak maghrib hingga tengah malam.

Acara Lomba Sholawat Al Banjari diawali dengan kegiatan Gebyar Sholawat Al Banjari bersama 1000 orang jamaah pelajar dan guru sekolah dasar se-Kecamatan Mojowarno. Kegiatan Gebyar Sholawat Al Banjari dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Semarak aktifitas membaca shalawat berlanjut sampai dengan malam hari dengan dimulainya acara Lomba Sholawat Al Banjari.

Kerjasama Guru Agama

Kegiatan ini telah dipersiapkan secara matang oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Sekolah Dasar Kecamatan Mojowarno sejak sebulan yang lalu. Berbagai kegiatan pelatihan pun telah dilaksanakan oleh para pembimbing Muatan Lokal Keagamaan Islam untuk mensukseskan kegiatan Lomba Sholawat Al Banjari ini.

Terdapat 22 group peserta Lomba Sholawat Al Banjari yang berasal dari 22 lembaga sekolah dasar yang ada di Kecamatan Mojowarno, baik sekolah dasar negeri maupun swasta. Mereka telah bersiap tampil dalam acara Lomba Sholawat Al Banjari.

“Saya merasa grogi, Pak,” ujar Faysha Raya, vokalolis kelompok sholawat al banjari dari SDN Latsari. Murid perempuan ini berusaha menenangkan dirinya dengan bercakap-cakap bersama teman-temannya.

Lomba Sholawat Al Banjari ini sekaligus berhasil mencatatkan sejarah sebagai Lomba Sholawat Al Banjari tingkat SD yang pertama kali digelar di Kecamatan Mojowarno, bahkan mungkin di Kabupaten Jombang. Sebelum kegiatan lomba ini dilaksanakan, tidak ada ada lomba Sholawat Al Banjari yang dilaksanakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah dasar dalam mendukung pendidikan keagamaan Islam di Kabupaten Jombang.

Pemukul Alat Musik Banjari di Gebyar Sholawat Murid SD
Pemukul Alat Musik Banjari di Gebyar Sholawat Murid SD – Foto: Ari Rahmad Hidayat

Praktek Pendidikan Keagamaan

Setiap grup Sholawat Al Banjari berusaha menampilkan kemampuan terbaik mereka dihadapan tiga orang juri. Penilaian lomba Sholawat Al Banjari kali ini adalah vokal, kekompakan pukulan, dan adab. Para peserta telah bersiap dengan memakai kostum panggung untuk lomba Sholawat Al Banjari. Satu persatu tim peserta tampil dengan berbagai macam lagu sholawat yang telah mereka kuasai.

Di bawah panggung utama telah hadir ribuan penonton yang menyaksikan sekaligus mendukung para peserta grup Sholawat Al Banjari tingkat SD se Kecamatan Mojowarno. Para penonton itu adalah orang tua atau wali murid, guru-guru sekolah, dan tentu saja anggota pramuka peserta perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) Pramuka Penggalang Kwartir Ranting Mojowarno.

Hasil Lomba Sholawat Al Banjari antar sekolah dasar se-Kecamatan Mojowarno memberikan menunjukkan hasil sebagai berikut. Juara 1 diraih oleh SDN Catakgayam 1. Juara 2 adalah SDN Catakgayam 2. Sedangkan SDIT Al Khalifa mendapat Juara 3. Setiap lembaga pendidikan atau sekolah pemenang lomba Sholawat Al Banjari merasa senang sekaligus bangga atas pencapaian ini.

Berlatih Syiar Islam

Tidak sedikit pengorbanan yang telah dilakukan para peserta lomba sholawat al banjari untuk menyukseskan acara ini. Sepuluh orang anggota grup Sholawat Al Banjari telah berlatih secara maksimal. Mereka semua telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di atas panggung. Namun sayang sekali pemenang lomba ini hanya diambil 3 kelompok terbaik sehingga 19 grup sholawat al-banjari yang lain harus puas tidak mendapatkan piala.

Hikmah yang dapat diambil dari pelaksanaan lomba Sholawat Al Banjari tingkat sekolah dasar se-Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang tahun 2019 ini adalah meningkatkan kepedulian setiap insan pendidik dalam mengembangkan kegiatan keagamaan yang menyenangkan untuk anak-anak. Berkat pelaksanaan lomba sholawat al-banjari ini maka setiap Sekolah Dasar, baik negeri maupun swasta di Kecamatan Mojowarno berlomba-lomba untuk membeli peralatan musik Al Banjari secara lengkap.

Saat ini setiap sekolah dasar di Kecamatan Mojowarno juga menganggarkan dana untuk mengembangkan ekstrakurikuler Sholawat Al Banjari sebagai bagian penting dalam mendukung iklim pendidikan keagamaan di sekolah masing-masing. Pengalaman menunjukkan bahwa ekstrakurikuler Sholawat Al Banjari memiliki tingkat prestisius yang tinggi di mata masyarakat. Berbagai kegiatan masyarakat pun dapat melibatkan pelajar sekolah dasar untuk acara hajatan warga baik yang bersifat pribadi maupun hajatan umum.

Peningkatan Pendidikan Islam

Pelaksanaan lomba Sholawat Al Banjari antar siswa sekolah dasar se-Kecamatan Mojowarno ini sekaligus mematahkan anggapan masyarakat bahwa kegiatan sekolah dasar hanya terfokus pada pelajaran matematika dan ilmu pengetahuan umum. Masyarakat awam berpandangan bahwa lulusan sekolah dasar tidak bisa membaca Alquran. Anggapan itu sedikit demi sedikit mulai luntur seiring dengan bertambahnya ragam kegiatan peringatan hari besar agama Islam di sekolah dasar.

Walaupun kurikulum yang dikembangkan di sekolah dasar tidak mewajibkan pengajaran bahasa Arab dalam kegiatan belajar mengajar siswa, namun saat ini kurikulum sekolah dasar semakin lengkap dalam hal pendidikan agama. Setiap sekolah dasar, baik negeri maupun swasta di seluruh wilayah kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang setidaknya telah memiliki 3 orang pengajar agama Islam, yaitu guru Pendidikan Agama Islam, pembimbing muatan lokal keagamaan Islam, dan pembimbing pendidikan Diniyah.

Bertambahnya materi agama dan pengajaran dalam hal agama Islam di SD merupakan komitmen bersama para pemimpin dan pendidik di Jombang. Kebijakan ini diharapkan menghasilkan lulusan sekolah dasar memiliki iman dan taqwa sesuai harapan orang tua. Mudah-mudahan kelak mereka semua bisa menjadi anak-anak yang sholeh atau sholehah. Aamiin.

Bagikan tulisan ini:

2 Replies to “Hasil Lomba Sholawat Al Banjari Tingkat SD Se-Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang”

  1. Barokalloh. Saya cukup senang kegiatan keagamaan di mojowarno berkembang sangat pesat. mudah-mudahan ini bisa jadi contoh yang baik untuk Kecamatan lainnya di seluruh kabupaten Jombang.

  2. Gayam kereeeen….! Teruslah bersholawat sampek awakmu lali melaksanakan maksiat. Terima kasih untuk guru guru keagamaan mojowarno yang sudah mensukseskan acara ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *