2 Syarat Naskah Pidato Jempolan dan Inspiratif

Aktifitas berbicara di depan audiens anak-anak.
Aktifitas berbicara di depan audiens anak-anak.

Berpidato merupakan aktifitas berbicara di depan publik. Berpidato dapat menggunakan naskah maupun tidak menggunakan naskah. Bagi kebanyakan pembicara pemula, mereka masih membutuhkan bantuan naskah pidato agar dapat berbicara dengan lancar. Naskah pidato dikatakan utuh dan padu jika memenuhi aturan-aturan berikut ini:

1. Kesatuan

Naskah pidato memuat ketiga unsur pokok, yaitu: tujuan, isi, dan pesan. Ketiga unsur tersebut menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Kita perlu menghindari hal-hal yang mengaburkan tujuan berpidato.

Naskah pidato harus saling berhubungan maksudnya adalah hubungan antara satu bagian masalah dengan masalah yang lain. Contoh: bagian pendahuluan pidato mengantarkan bagian isi. Kemudian bagian penutup menyimpulkan bagian isi. Keterkaitan ini membuktikan terdapat hubungan erat antar bagian naskah pidato. Pidato tersebut disusun secara urut dan teratur.

2. Ada hal yang harus dipertegas

Pembicara sebaiknya menunjukkan bagian-bagian penting dalam pidato agar inti pidato dapat tersampaikan. Tidak ada salahnya memberi tanda khusus pada bagian-bagian yang dianggap penting dalam teks pidato. Pemberian tanda khusus dapat berupa huruf tebal, miring atau garis di bawah tanda-tanda pada kata atau kalimat yang dianggap penting.

Penegasan kalimat-kalimat tertentu dalam naskah pidato bertujuan agar audiens fokus pada pembicaraan tersebut. Perlambat tempo ucapan Anda saat menegaskan sebuah kalimat. Audiens akan lebih terkonsentrasi kepada ucapan Anda saat Anda menyampaikan suatu hal dengan nada dan tempo yang berbeda.

7 Replies to “2 Syarat Naskah Pidato Jempolan dan Inspiratif”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *