Pengertian dan Macam-macam Teknik Karya Seni Grafis

Karya Seni Gambar Siluet Glass Tokoh Hasyim Asyari
Karya Seni Gambar Siluet Glass Tokoh Hasyim Asyari

Karya seni grafis merupakan salah satu jenis karya seni rupa terapan. Saat ini seni karya seni grafis terus mengalami perkembangan di Indonesia. Menurut Satriyo Jati Waskitho (2018), seni grafis adalah salah satu bentuk ungkapan visual ke dalam bidang dua dimensi. Seni grafis menjadi salah satu cara untuk menciptakan karya seni rupa yang memanfaatkan media cetak. Sebuah karya seni grafis dapat direproduksi atau dilipatgandakan dalam jumlah tertentu. Meskipun demikian, setiap hasil cetak masih terjaga keasliannya.

Istilah grafis berasal dari bahasa Inggris graph atau graphic yang berarti membuat tulisan atau gambar dengan cara ditoreh atau digores. Adapun yang dimaksud dengan pengertian seni grafis di sini adalah karya seni rupa dua dimensi yang proses pembuatannya dilakukan melalui metode mencetak. Kegiatan mencetak yang dimaksud disini adalah alat cetak yang bisa menciptakan bentuk, gaya, warna, atau ragam yang sama. Alat yang digunakan misalnya sablon cukil kayu dan sketsa.

Seni grafis pada awalnya berkembang di negara Cina. Seni grafis digunakan di negara China untuk menggandakan tulisan-tulisan keagamaan. Tulisan tersebut ditatah atau diukir di atas kayu dan dan dicetak di atas kertas. Bangsa Romawi juga telah mengenal teknik cetak yang digunakan untuk menghias jubah-jubah dengan cetak stempel.

Teknik grafis di Eropa baru berkembang pada abad ke-13 dengan ditemukannya mesin cetak oleh Guttenberg. Sejak saat itu telah didirikan pabrik kertas pertama di Italia. Sedangkan perkembangan seni grafis di Indonesia dikenal sejak masa perjuangan penjajahan Belanda. Media cukil kayu menjadi pilihan utama dalam memproduksi poster perjuangan. Beberapa tokoh yang terkenal dalam perkembangan seni grafis di Indonesia adalah Suromo dan Abdul Salam dari Yogyakarta, Baharudin Marasutan dari Jakarta, serta Mochtar Apin dari Bandung.

Gambar Kaligrafi Santri TPQ Al-Mujahiddin
Gambar Kaligrafi Santri TPQ Al-Mujahiddin

Jenis dan Teknik Karya Seni Grafis

Satriyo Jati Waskitho (2018) menyatakan teknik seni grafis dapat dibedakan menjadi 4, yaitu teknik cetak tinggi, teknik cetak dalam, teknik cetak datar, dan teknik cetak sablon.

1. Teknik cetak tinggi (relief print atau woodcut)

Pembuatan seni grafis dengan menggunakan teknik cetak tinggi disebut juga teknik cukil. Cara ini dilakukan dengan menggunakan alat cetak atau klise dari bahan yang dicungkil sehingga menghasilkan permukaan tinggi dan rendah atau bagian yang menonjol dan tenggelam. Contoh penggunaan teknik cetak tinggi dapat anda jumpai pada stempel atau cap instansi tertentu.

2. Teknik cetak dalam (intaglio print)

Cetak dalam merupakan kebalikan dari cetak tinggi. Pembuatan karya seni grafis dengan cara cetak dalam dilakukan menggunakan cetakan dari bahan plat aluminium atau kuningan. Bahan tersebut dilakukan goresan pada permukaan dengan alat tajam sehingga membentuk goresan yang dalam. Jika sudah terbentuk goresan yang dalam maka dituangkan tinta di dalamnya kemudian diratakan pada bagian yang dalam tersebut. Lalu Anda siapkan kertas yang sudah dilembabkan dengan air kemudian diletakkan di atasnya. Tinta akan melekat pada kertas dan terbentuklah gambar atau tulisan yang diharapkan.

3. Teknik cetak datar (planography print)

Teknik karya seni grafis cetak datar merupakan suatu teknik memperbanyak atau memproduksi suatu gambar atau tulisan menggunakan klise datar dengan prinsip saling menolak dan menerima antara tinta dan air. Teknik karya seni grafis cetak datar ditemukan pada abad ke-16 di Eropa. Salah satu penerapan teknik ini bisa dijumpai pada teknik fotografi, yaitu proses mencetak foto dari hasil jepretan kamera

4. Teknik cetak saring (screen printing)

Teknik karya seni grafis cetak saring merupakan teknik proses cetak yang menggunakan layar atau screen yang dilapisi dengan bahan yang peka terhadap cahaya. Proses pembuatan cetak saring biasa disebut teknik sablon. Teknik sablon banyak digunakan untuk mencetak gambar pada kaos dan kain spanduk.

Bagikan tulisan ini:

2 Replies to “Pengertian dan Macam-macam Teknik Karya Seni Grafis”

  1. Pada akhirnya kita semua setuju bahwa karya seni harus mendapatkan apresiasi di tengah kehidupan masyarakat modern yang serba copy paste.

Tinggalkan Balasan ke Oxmar Shahab Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *