Kuliner Nasi Soto Ayam Pak Ji di Pasar Mojowarno, Tidak Lagi Deh!

sendok dan garpu
sendok dan garpu

Hampir saja penulis melewatkan salah satu ulasan menarik seputar wisata kuliner di Jombang karena terlalu banyak acara jalan-jalan di libur sekolah kali ini. Penulis hampir melupakan pengalaman mencoba wisata kuliner nasi soto Pak Ji yang ada di Pasar Mojowarno. Hari Sabtu, 28 Juni 2019 lalu penulis mampir ke warung soto ayam Pak Ji.  Penulis datang di sana sekitar jam 6 pagi.

Lokasi Warung Soto

Lokasi Warung Soto Jombang milik Pak Ji berada di deretan depan Pasar Mojowarno Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Suasana pagi hari di sana tidak terlalu ramai seperti halnya pasar tradisional lainnya. Pasar Mojowarno memang masih kalah mentereng dibanding Pasar Bareng dan pasar Ngoro yang lokasinya berjarak sekitar 3 km sampai 5 km. Pasar tradisional ini buka dari jam 6 pagi sampai pukul 10 saja.

Awalnya penulis tidak memiliki rencana mampir mencoba nasi soto ayam buatan Pak Ji. Penulis masih sempat berpikir untuk memilih beberapa kedai masakan tradisional Jawa yang ada di depan Pasar Mojowarno. Warung Pojok di depan Pasar Mojowarno menyediakan menu nasi empal seharga Rp16.000 per porsi. Penulis sudah sering mencoba makan nasi empal itu beberapa bulan yang lalu. Rasanya enak, porsinya super mantap, dan harganya pas.

Kemudian di sebelah Warung Pojok masih ada warung sate ayam dan sate kambing. Penulis juga sudah pernah mencoba wisata kuliner itu. Sate ayamnya enak dan harganya terjangkau. Nah, masih ada beberapa warung tradisional yang belum penulis coba masakannya. Pilihan penulis jatuh kepada jatuh kepada warung yang memiliki spanduk warna hijau milik Pak Ji. Warung ini dari luar tanpa dari luar tanpa semarak dan welcome kepada calon pembeli.

Harga Kuliner Soto

Penulis bertanya kepada pemilik warung mengenai menu makanan apa saja yang bisa penulis pesan pagi hari itu. Penjaga warung, entah itu Pak Ji sendiri atau karyawannya, menawarkan nasi pecel atau nasi soto kepada penulis. Penulis memilih memesan nasi soto ayam. Bayangan awal di pikiran penulis adalah akan hadir semangkok wisata kuliner Jombang bernama nasi soto dengan rasa lezat dan nikmat.

Usai menunggu 5 menit, makanan yang dipesan itu pun datang di depan mata. Melihat penampakan pertama kuliner soto ayam Pak Ji, penulis sudah merasa ilfil. Hmm, gue salah pilih nih. Nasi soto ayam buatan Pak Ji disajikan di dalam mangkuk dengan tampilan yang acak-acakan. Tidak ada sedikitpun tampilan estetis dari makanan yang disajikan kepada pembeli. Selain penampilannya tidak menarik, bahan-bahan yang digunakan sudah tidak segar dan sepertinya sisa makanan kemarin.

Bagaimana lagi, penulis sudah terlanjur memesan makanan ini. Akhirnya penulis terpaksa menghabiskan makanan itu walaupun tidak sepenuhnya habis. Rasa soto ayamnya tidak terlalu enak. Kuah soto ayam cenderung hitam, tidak kuning seperti kebanyakan nasi soto Jombang. Mungkin lebih tepat jika makanan di depan penulis itu disebut sebagai nasi lodeh. Potongan daging ayam terasa tidak segar dan sepertinya sudah digoreng dua kali. Ya namanya saja makanan sisa kemarin, pasti penjualnya tidak mau rugi dengan membuang ke tempat sampah.

Satu porsi nasi soto ayam Pak Ji dijual seharga Rp10.000 kepada pembeli. Dengan harga seperti itu seharusnya makanan ini bisa memuaskan. Namun sayang, rasa makanan soto ayam itu tidak mencirikan kelezatan nasi soto Jombang pada umumnya. Penulis pun merasakan bahwa nasi soto ayam buatan pak Ji tidak jauh berbeda dengan nasi soto ayam buatan Mbok Minah di Sumberboto. Sama-sama tidak enak.

Kuliner soto Jombang dengan harga Rp10.000 per porsi semestinya seenak soto ayam buatan Bale Tani. Kuliner nasi soto yang tidak jauh dari lokasi Pasar Mojowarno adalah warung nasi soto ayam Cak Turi. Warung Cak Turi berada di selatan Rumah Sakit Kristen Mojowarno (RSKM). Lain kali penulis akan lebih memilih sarapan nasi soto di sana daripada di warung Pak Ji. Jika Anda ingin mencoba nasi soto daging super enak, Anda bisa mampir di warung Bu Kasiani di pertigaan pertigaan Lapangan Mojowarno.

Wisata Kuliner Mengecewakan

Kalau makan di warung atau rumah makan, penulis selalu memperhatikan kebersihan tempat makan. Warung nasi soto Pak Ji di depan Pasar Mojowarno kurang terjaga kebersihannya. Meja makan berdebu dan kursi makan masih tersisa bekas puntung rokok. Ketahuan sekali kalau pagi itu warung nasi soto itu belum sempat dibersihkan. Padahal saat penulis datang ke sana pagi hari itu pemilik warung sedang asyik duduk santai.

Apakah pemilik warung tidak berfikir bahwa kebersihan tempat makan berpengaruh pada kesehatan pembeli?

Jika kita berkaca kepada kebanyakan pengalaman wisata kuliner di Kabupaten Jombang, sebenarnya soal rasa makanan enak dan tidak enak itu sifatnya relatif. Setiap orang bisa memberi penilaian subyektif pada makanan yang ia santap. Namun secara umum keramahan penjual dan kebersihan tempat makan faktor penting yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Kebersihan warung makan memberikan kesan nyaman bagi pembeli. Sedangkan keramahan penjual merupakan nilai wajib yang harus dimiliki oleh pebisnis kuliner saat melayani pelanggannya.

Itulah pengalaman penulis mencoba kuliner nasi soto ayam Pak Ji di depan Pasar Mojowarno. Semoga pengalaman tidak menyenangkan ini tidak anda alami ketika jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di Kabupaten Jombang. Selamat merencanakan liburan di obyek wisata di Kabupaten Jombang. Semoga liburan Anda menyenangkan. Jangan lupa mengunjungi berbagai tempat wisata kuliner di Jombang yang menawarkan beragam makanan enak dengan harga terjangkau. Happy travelling!

Bagikan tulisan ini:

3 Replies to “Kuliner Nasi Soto Ayam Pak Ji di Pasar Mojowarno, Tidak Lagi Deh!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *