Air terjun yang indah sebagai tempat wisata alam – Sumber foto: teguhtigor.wordpress.com
Apa kabar kawan blogger Jombang? The Jombang Taste hari ini mengulas obyek wisata yang letaknya dekat dengan Kota Jombang, yaitu tempat wisata alam di Mojokerto. Kota Mojokerto adalah salah satu pusat persebaran pariwisata sejarah dan budaya di provinsi Jawa Timur.
Menyingkap Sejarah Sayyid Jumadil Kubro di Makam Troloyo Trowulan
Apa kabar sobat blogger Jombang? The Jombang Taste kembali mengulas tempat-tempat wisata yang unik dan menarik di sekitar Kota Jombang. Rasa penasaran saya menggiring langkah kaki berkunjung ke obyek wisata yang tidak banyak disukai kebanyakan wisatawan dan backpacker. Kali ini saya akan berbagi pengalaman berlibur ke salah satu obyek wisata di Mojokerto yang menjadi peninggalan Kerajaan Majapahit, yaitu Pertapaan Siti Inggil.
Situs Klinterejo terletak di tengah persawahan. Secara administratif situs ini termasuk wilayah Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Di dalam situs terdapat peninggalan-peninggalan berupa: yoni, sandaran arca, lumpang batu, jaladwara, balok batu dan umpak. Peninggalan yang paling menarik adalah yoni dalam ukuran besar, berbentuk balok, berukuran panjang 191 cm, lebar 184 cm dan tinggi 121 cm.
Apa kabar kawan blogger Jombang? Blog The Jombang Taste akan mengulas Gapura Wringin Lawang yang terletak di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Dalam tulisan Raffles: History of Java I (1815) disebut dengan nama Gapura Jati Pasar, sementara berdasar cerita Knebel dalam tulisannya tahun 1907 menyebutnya sebagai Gapura Wringin Lawang.
Pembangunan istana Kerajaan Pulau Majeti oleh para anak buah Prabu Selang Kuning
Candi Gentong terletak di Desa Jambumente, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi ini berada di sebelah timur kurang lebih 360 m dari arah Candi Brahu. Dalam rangkaian penelitian untuk merekonstruksi Kota Kerajaan Majapahit, Maclaine Pont menyebutkan bahwa Candi Gentong merupakan salah satu dari tiga candi yang berderet dengan arah bujur barat ke timur yaitu Candi Gedong, Candi Tengah dan Candi Gentong. Namun kedua candi lain tersebut sekarang sudah tidak nampak lagi.
Candi Brahu terletak di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Seperti bangunan-bangunan kuno yang terdapat di Trowulan, Candi Brahu terbuat dari bata yang direkatkan satu sama lain dengan sistem gosok. Denah bangunan bujur sangkar dan arah hadapnya ke barat dengan azimut 227°. Ukuran bangunannya dengan tinggi 25,7 m serta lebar 20,70 m.
Pembangunan istana Kerajaan Pulau Majeti oleh para anak buah Prabu Selang Kuning
Candi Tikus terletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Candi Tikus merupakan bangunan petirtaan. Hal ini terlihat dari adanya miniatur candi di tengah bangunannya yang melambangkan Gunung Mahameru dari Kerajaan Majapahit, tempat para dewa bersemayam dan sumber segala kehidupan yang diwujudkan dalam bentuk air mengalir dari pancuran-pancuran/jaladwara yang terdapat disepanjang kaki candi. Air ini dianggap sebagai air suci Amrta, sumber segala kehidupan.
Cerita Hikayat Raja Arief Imam – Wedding ilustration by Hidayat Said
Gapura Bajangratu terletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Gapura ini merupakan salah satu obyek wisata di Kabupaten Mojokerto dan peninggalan Kerajaan Majapahit. Dilihat dari bentuknya, gapura ini merupakan bangunan pintu gerbang tipe “Paduraksa” yaitu gapura yang memiliki atap.
Bahan utamanya adalah bata. Kecuali lantai tangga serta ambang pintu yang dibuat dari batu andesit. Denah bangunan berbentuk segi empat berukuran 11,5 X 10,5 meter, tinginya 16,5 meter dan lebar lorong pintu masuk 1,40 meter. Secara vertikal, Gapura Bajangratu dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu kaki, tubuh dan atap.