Arab Saudi U-17 Lolos ke Final Piala Asia U-17 2025 Setelah Menang Dramatis Atas Korea Selatan U-17 Lewat Adu Penalti

Timnas Arab Saudi U-17 berhasil mengamankan tiket ke final Piala Asia U-17 2025 setelah mengalahkan Korea Selatan U-17 dalam pertandingan semifinal yang penuh drama pada Kamis malam, 17 April 2025. Laga yang digelar di Okaz Stadium, Taif, Arab Saudi, ini berakhir dengan skor imbang 1-1 pada waktu normal, sebelum akhirnya dimenangkan oleh Arab Saudi U-17 melalui adu penalti dengan skor 3-1. Kiper Abdulrahman Al Otaibi menjadi bintang kemenangan dengan menggagalkan dua tendangan penalti dari pemain Korea Selatan U-17.

Kemenangan ini membawa Arab Saudi U-17 selangkah lebih dekat untuk merebut gelar juara Piala Asia U-17 2025. Mereka kini tinggal menunggu lawan di partai final, yang akan ditentukan dari hasil pertandingan semifinal lainnya antara Uzbekistan U-17 dan Korea Utara U-17, yang berlangsung pada Jumat, 18 April 2025 dini hari WIB.


Jalannya Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan tempo cepat, di mana kedua tim langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Arab Saudi U-17, yang diasuh oleh pelatih Mario Silva, tampil dengan formasi 4-4-2. Abdulrahman Al Otaibi bertugas menjaga gawang, didukung oleh lini belakang yang terdiri dari Yazeed Al Dosari, Nasser Al Fihani, Adel Hibah, dan Abubaker Abdelrahman Saeed. Lini tengah diisi oleh Saeed Al Dosari, Sabri Dahal, Abdulaziz Al Fawaz, dan Maher Tawashi, sementara duet penyerang Abdulrahman Sufyani dan Mukhtar Ali Barnawi menjadi tumpuan di lini depan.

Di sisi lain, Korea Selatan U-17 mengandalkan kecepatan pemain sayap mereka untuk menekan pertahanan Arab Saudi. Peluang pertama tercipta pada menit ke-2, ketika sundulan Jung Hui-Seop nyaris membuka skor, tetapi bola masih melambung di atas gawang. Arab Saudi membalas melalui tendangan jarak jauh Abdulrahman Sufyani pada menit ke-19, namun usahanya belum membuahkan hasil.

Babak pertama tampak akan berakhir tanpa gol, hingga akhirnya Korea Selatan U-17 berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-45. Oh Ha-ram melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan oleh Al Otaibi, membuat skor menjadi 1-0 untuk Korea Selatan menjelang turun minum.

Memasuki babak kedua, Arab Saudi U-17 meningkatkan tekanan mereka. Meski Korea Selatan U-17 sempat menguasai permainan, The Green Falcons tidak menyerah. Perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil di menit-menit akhir. Pada menit ke-90+2, Abdulrahman Sufyani menjadi pahlawan dengan menyundul bola hasil umpan silang dari sayap kanan, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini memaksa pertandingan dilanjutkan ke adu penalti.


Adu Penalti yang Menentukan

Adu penalti menjadi panggung bagi Abdulrahman Al Otaibi untuk bersinar. Dari empat penendang Korea Selatan U-17, hanya satu yang berhasil menjebol gawangnya, sementara dua tendangan lainnya digagalkan oleh Al Otaibi dan satu lagi melenceng. Di kubu Arab Saudi U-17, tiga dari empat eksekutor mereka sukses mencetak gol, meskipun tendangan Abdulrahman Sufyani gagal. Skor akhir adu penalti 3-1 memastikan langkah Arab Saudi U-17 ke final.


Menuju Partai Puncak

Dengan hasil ini, Arab Saudi U-17 akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara Uzbekistan U-17 dan Korea Utara U-17 di final yang dijadwalkan pada 20 April 2025. Berdasarkan informasi awal dari postingan di media sosial X, Korea Utara U-17 disebut-sebut telah melaju ke final, meskipun detail skor pertandingan tersebut belum tersedia hingga artikel ini disusun. Konfirmasi resmi masih dinantikan untuk memastikan lawan Arab Saudi di laga penutup turnamen.


Kesimpulan

Kemenangan Arab Saudi U-17 atas Korea Selatan U-17 melalui adu penalti menjadi bukti nyata semangat juang dan ketangguhan mental para pemain muda. Pertandingan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menegaskan bahwa dalam sepakbola, perjuangan hingga detik terakhir dapat mengubah segalanya. Para penggemar kini menantikan aksi The Green Falcons di final Piala Asia U-17 2025, dengan harapan mereka mampu mengukir sejarah baru di kancah sepakbola Asia.


Tinggalkan komentar