Cara Membuat Revisi Intro Artikel Blog

Creative Study Techniques That Actually Work - From Pinterest
Creative Study Techniques That Actually Work – From Pinterest

Hallo penulis lepas, ghost writer, freelancer writer dan penulis artikel di Indonesia! Bagaimana kabar Anda hari ini? Semoga Anda tetap bersemangat menulis artikel blog dan berbagi inspirasi dengan yang lain. Kita jumpa lagi dalam tips menulis artikel bersama blog The Jombang Taste. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat revisi intro. Apakah intro? Apakah kegunaan intro bagi sebuah penulisan artikel?

Intro adalah bagian pembuka atau pendahuluan dari sebuah artikel blog yang ditulis oleh narablog maupun penulis lepas. Dalam sebuah pidato, intro adalah pengantar sebelum sampai kepada pokok bahasan. Bagi sebuah artikel blog, intro merupakan ulasan awal dan gambaran permasalahan yang akan dibahas. Seringkali keberhasilan sebuah tulisan untuk menarik minat pembaca berawal dari intro yang tepat. Intro yang membosankan cenderung tidak memantik rasa penasaran pembaca dan segera beralih ke artikel lain.

Intro artikel blog yang baik adalah ditulis tidak lebih dari tiga paragraf. Tak boleh lebih dari itu. Jika terlalu panjang, pembaca blog akan mudah bosan karena waktu mereka akan sia-sia dihabiskan untuk membaca pengantar. Kalau awalnya saja sudah tidak menarik, kemungkinan besar isi konten artikel akan dilewatkan oleh pembaca. Saya sendiri lebih suka membuat intro hanya dua paragraf.

Artikel konsumsi blog yang ditulis oleh blogger dan penulis lepas pemula kerap melahirkan intro yang berkepanjangan, bertele-tele, berputar-putar, tidak jelas, tidak ringkas, tidak menarik, membosankan, bahkan ada kalanya membingungkan. Untuk mencegah hal tersebut, penulis lepas dan blogger harus membatasi intro hanya beberapa kalimat utama saja. Bayangkan Anda sedang menulis sebuah surat resmi kepada atasan. Anda dibatasi oleh waktu sekian detik untuk menarik minat atasan agar percaya kepada tulisan Anda.

Pastikan intro yang ditulis oleh blogger dan penulis lepas sudah memenuhi syarat ringkas, jelas, menarik, dan ditulis dalam bahasa yang baik. Dengan demikian, pembaca akan betah melanjutkan membaca artikel blog Anda. Jika perlu gunakan istilah asing dan bahasa gaul yang sedang dikenal oleh masyarakat luas. Mereka akan terus membaca hanya jika mereka tertarik pada satu atau beberapa kata kunci. Mudah-mudahan tips menulis artikel tentang cara membuat revisi intro artikel blog ini bisa berguna untuk Anda. Selamat menulis!

Published by

Agus Siswoyo

Warga Tebuireng, Blogger Indonesia, Penulis Lepas, Peduli Yatim, dan Guru TPQ. Follow me at Twitter @agussiswoyo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *