Perlukah Anda Menghapus Tato?

Tato mahal dan agak tetap. Jika Anda ingin menyimpan tinta pada kulit Anda & mempunyai tato yang menyala selama bertahun-tahun, Anda ingin itu sembuh dengan benar. Sayangnya, apa yang kebanyakan orang tidak memahami (termasuk artis tato) merupakan bahwa proses penyembuhan sahih-sahih bisa menciptakan atau menghancurkan tato.

Ini tidak berarti seniman hebat tidak sanggup mencibir Anda menggunakan menyarankan produk aftercare jadul. Banyak yg telah melakukannya selama beberapa dekade & terus berhasil melakukannya. Juga nir berarti seorang pemula atau seniman samar bisa memberi Anda perawatan lanjutan yang hebat saat bekerja terlalu keras pada kulit Anda, mengharapkan tato yg sembuh sempurna.

Masalah akbar dengan 90% dari semua tato merupakan bahwa terdapat fase yg dianggap “penyembuhan keras.” Di sinilah keropeng, ruam, jerawat, benjolan putih gatal, atau pengelupasan berat terjadi. Mengapa ini terjadi? Keropeng bisa terjadi karena kulit Anda bekerja terlalu keras, sistem kekebalan tubuh Anda buruk, atau beberapa alasan lainnya.

Paling generik, itu adalah produk aftercare “penyembuhan” yang digunakan, yang mengandung lanolin, minyak bumi, minyak mineral, garam laut, pewarna kuliner atau alkohol – yg semuanya mempunyai imbas samping yg berbahaya dan bahkan mematikan. Tak satu pun menurut bahan-bahan itu menyembuhkan, dalam hal tato. Biarkan aku memberi Anda bahan-bahan yang bisa mengakibatkan situasi pada atas.

Lanolin – asal berdasarkan wol domba. Ini merupakan alergen, mengandung pestisida, bisa mengakibatkan ruam, infeksi kulit, dan meningkatkan sensitivitas terhadap sinar surya. Apabila dikonsumsi secara internal, lanolin dapat menyebabkan diare, kasus usus dan muntah.

Minyak bumi/minyak mineral – dikenal sebagai karsinogen, digunakan sebagai pencahar, & merupakan produk sampingan menurut bensin. Bahan-bahan ini menghilangkan vitamin berdasarkan tubuh dan meningkatkan risiko kanker skrotum, kulit, gastrointestinal, dubur, kandung kemih, & saluran pernapasan.

Pewarna food grade – dapat berpigmen menurut fauna, tanaman , SERANGGA dan sumber sintetis yang dipakai untuk mewarnai produk. Beberapa pewarna dari dari tar batubara & terus diuji dalam hewan lantaran sifat karsinogeniknya.

Alkohol, garam laut – meskipun memang membersihkan, itu akan mengeringkan tato dan karenanya merusaknya. Bahan-bahan ini memiliki potensi buat memanaskan kulit & jua membakarnya. Pernah mendengar ungkapan “menuangkan garam ke pada luka yg terbuka?”
Ini hanya beberapa bahan yang digunakan selama proses tato spesial , serta proses penyembuhan. Tato adalah luka terbuka dan wajib diperlakukan menggunakan semestinya.

Bagikan tulisan ini:
Diterbitkan
Dikategorikan dalam Kesehatan

Oleh Agus Siswoyo

Teacher in real life, story teller and Indonesian blogger.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!