Pelantikan KPPS Desa Latsari Demi Kesuksesan Pilkada 27 Juni 2018

bagaimana menentukan pilihan terbaik dalam hidup
Bagaimana menentukan pilihan terbaik dalam hidup? Pilkada 2018 adalah momen penting suksesi kepemimpinan di Indonesia.

Kamis, 31 Mei 2018 menjadi waktu yang monumental bagi Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Latsari Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Pada hari itu telah dilaksanakan Pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Latsari. Bulan Ramadhan tidak menjadi masalah bagi setiap warga untuk tetap aktif berkarya. Terdapat 42 orang anggota KPPS yang dilantik oleh Ketua PPS Latsari, Imam Ma’arif di Ruang PKK Desa Latsari. 42 orang tersebut akan bertugas di 6 buah TPS yang tersebar di Dusun Guwo, Dusun Kempreng dan Dusun Jambangan.

Setiap anggota KPPS bertugas menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar pada Rabu, 27 Juni 2018. Pilkada nanti akan memilih pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jombang serta pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jombang. Anggota KPPS yang dilantik hari itu merupakan perpaduan anggota KPPS masa kerja sebelumnya dengan anggota KPPS yang baru bergabung. Kombinasi anggota senior dan pemula ini penting dilakukan agar regenerasi KPPS berlangsung. Saya melihat wajah-wajah para pensiunan guru tidak tampak dalam pelantikan. Mereka juga tidak masuk dalam anggota Panwaslu yang biasanya wara-wiri mencari kesalahan kinerja KPPS.

Dalam kesempatan tersebut, saya ditunjuk menjadi Ketua KPPS TPS 01 Desa Latsari. Selain saya, hanya ada seorang anggota KPPS senior. Lima orang anggota KPPS lainnya merupakan pemula dalam hal ini. Anggota PPDP pun direkrut menjadi anggota KPPS. Formasi ini sangat mengejutkan sekaligus menjadi tantangan yang tidak mudah. Saya telah bergabung dalam KPPS pada dua kali Pemilihan Umum (Pemilu) terakhir. Berbekal dari pengalaman tersebut, PPS berharap saya bisa menjadi leader bagi enam anggota KPPS di TPS 01.

Melaksanakan pemungutan suara di TPS bukanlah pekerjaan mudah. Tarik-menarik kepentingan pasti akan terjadi pada hari pelaksanaan. Oleh karena itu, KPPS harus bekerjasama dengan PPS dan PPK agar kegiatan tersebut berlangsung lancar dan aman. Terlebih lagi para anggota KPPS banyak yang berstatus pemula dengan minim pengalaman di bidang birokrasi tentu mereka masih buta bagaimana pola kerja KPPS. Sejauh ini saya menggunakan ebook petunjuk kerja KPPS sebagai pedoman melangkah karena belum ada buku cetak yang diberikan PPS dan PPK bagi KPPS.

Saya bergerak cepat dengan mengkoordinasi anggota KPPS baru. Rencananya, Minggu 3 Juni kemarin saya mengumpulkan anggota KPPS TPS 01 untuk rapat koordinasi. Namun PPS dan PPK rupanya belum ada greget untuk memberikan petunjuk teknis (juknis) tertulis kepada Ketua KPPS sehingga saya kesulitan memulai bahan rapat. Akhirnya rapat saya tunda pelaksanaannya sampai ada edaran tertulis maupun bimbingan tatap muka dari PPS dan PPK. Waktu pelaksanaan Pilkada tinggal 22 hari lagi namun sampai tulisan ini saya terbitkan belum ada koordinasi lanjutan dari KPU, PPK dan PPS. Mungkin Indonesia memang terbiasa bekerja mendadak dan hasil instan.

Bagikan artikel ini melalui:

7 Replies to “Pelantikan KPPS Desa Latsari Demi Kesuksesan Pilkada 27 Juni 2018”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *