Sambut Pondok Ramadhan Dengan Pelatihan Bercerita Islami

Foto Bersama Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Mojowarno dan Guru-guru Muatan Lokal Keagamaan Islam SD Kec Mojowarno
Foto Bersama Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Mojowarno dan Guru-guru Muatan Lokal Keagamaan Islam SD Kecamatan Mojowarno

Kelompok Kerja Guru (KKG) Muatan Lokal Keagamaan Islam (MKI) Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang hari ini, Senin 30 April 2018 mengadakan pertemuan rutin di SDN Japanan 1. Seperti mengenang momen Rejeban SDN Japanan 1 yang berlangsung dua minggu sebelumnya, kali ini saya berhadapan dengan banyak audiens. Sebanyak 28 orang guru mata pelajaran MKI hadir di ruang kelas depan kantor sekolah SDN Japanan 1.

Pertemuan KKG MKI Kecamatan Mojowarno hari ini membahas persiapan acara Pondok Ramadhan yang akan berlangsung sebulan lagi. Saya mengusung kegiatan bercerita sebagai pembaruan dalam suasana belajar di sekolah selama kegiatan Pondok Ramadhan. Cerita Islami adalah salah satu jenis kegiatan BCM yang edukatif karena berbagai peristiwa yang diceritakan mengandung pelajaran hidup.

Tidak banyak guru agama yang memiliki kemampuan bercerita dan mendongeng dengan baik di hadapan anak-anak. Oleh karena itu, pertemuan KKG ini mengadakan sesi pelatihan bercerita sebagai materi utama pertemuan. Telah hadir Ustadz Muhammad Andy diantara para peserta pelatihan. Saya mengenal Ustadz Andy pertama kali di acara Jambore Santri At-Tartil tahun 2016 di Kedungbader. Ustadz Andy memberikan beberapa poin utama materi mendongeng kepada para guru MKI Mojowarno.

Usai menjelaskan tips mendongeng secara singkat, Ustadz Andy mulai beraksi bercerita di hadapan peserta. Para peserta pelatihan terlihat menyimak pemaparan Ustadz Andy dengan antusias. Fokus pelatihan kali ini adalah belajar intonasi, vokal dan ekspresi bercerita. Sesekali mereka tertawa saat mendengar perubahan nada bicara dan jenis suara Ustadz Andy dari laki-laki menjadi perempuan.

Ustadz Andy meminta salah satu perwakilan peserta untuk tampil bercerita pada setengah jam terakhir sesi materi. Bu Saroh menyajikan kisah Islami terkenal, yaitu peristiwa kelahiran Nabi Muhammad. Beliau beraksi dengan gayanya yang khas emak-emak rempong namun tetap santun dan berwibawa. Rupanya ada sedikit kecelakaan pembicaraan yang menyebabkan audiens lainnya tertawa lebar.

Pengalaman mengikuti pelatihan bercerita Islami ini akan digunakan oleh guru-guru Keagamaan Islam di Mojowarno dalam berlomba mendongeng di bulan Ramadhan. Program pertukaran guru antar sekolah telah disusun dengan rapi. Mereka pun telah mendapat pembekalan pelatihan mendongeng. Semoga kegiatan ini bisa menambah wawasan guru-guru mulok keagamaan dalam menghadirkan suasana pembelajaran yang menyenangkan selama bulan puasa.

Bagikan artikel ini melalui:

22 Replies to “Sambut Pondok Ramadhan Dengan Pelatihan Bercerita Islami”

  1. Ustadz hebat selalu menginspirasi lingkungannya menjadi lbh baik. GTT pun bisa bekerja profesional, Pak Agus contohnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *