Desperate Blogger dan Kelesuan Aktifitas Blogging

Kalau saya amati, akhir-akhir ini kegiatan blogging secara umum sedang mengalami kelesuan. Nggak tahu nih, ini cuma perasaan saya saja atau Anda juga mengalaminya. Mungkin juga karena pengaruh mitos larangan memulai usaha pada bulan Selo (penanggalan Jawa). Hehehe. Nggak kok, kalimat terakhir tadi cuma becanda.

Desperate blogger, begitu saya menyebutnya, adalah blogger yang kecewa berat dan depresi menghadapi kenyataan bahwa blognya sepi pengunjung. Sudah capek-capek menulis artikel konten lokal lalu blogwalking sana-sini tetap saja traffic seret. Komentar yang muncul hanya bisa dihitung jari. Itu belum dikurangi komentar spam dari para bule penyedia soft loans. Continue reading “Desperate Blogger dan Kelesuan Aktifitas Blogging”

Syarat Kompetensi Ghost Writer

Ghost writer dikenal juga sebagai penulis bayangan, penulis lepas atau copy writer. Ada juga yang memplesetkan menjadi penulis hantu. Beberapa bulan lalu sempat saya singgung keberadaan penyedia jasa tulisan ini dalam berbagai bidang kehidupan. Kali ini saya hanya menambahkan sedikit tips buat mereka yang tertarik menekuni profesi penulis bayangan.

Beberapa situs penyedia jasa artikel membuat standard yang berbeda-beda tentang rekrutmen seseorang menjadi penulis bayangan. Hal tersebut disebabkan oleh perbedaan segmentasi dan positioning yang dipilih oleh situs yang bersangkutan. Namun secara umum, hal-hal berikut wajib diketahui bagi Anda yang berminat menekuni profesi ini. Continue reading “Syarat Kompetensi Ghost Writer”

Saatnya Mempromosikan Kemampuan Diri

Dalam bahasa sederhana, personal marketing berarti kemampuan ‘menjual’ potensi dan kompetensi diri pada bidang tertentu. Sesuai pengertian di atas, dua hal yang menjadi fokus pembicaraan adalah potensi dan kompetensi. Potensi berarti kemampuan yang dikuasai seseorang pada satu bidang tertentu. Sedangkan kompetensi mengarah kepada daya saing ataupun kemampuan kerjasama untuk menjadi yang terbaik diantara yang lainnya.

Ada sebagian kawan blogger yang mengidentikkan personal marketing dengan personal branding. Hal ini sangat beralasan. Karena personal branding adalah awal membentuk kepercayaan publik terhadap satu keahlian tertentu. Jadi, kedua-duanya adalah satu paket yang tak terpisahkan. Continue reading “Saatnya Mempromosikan Kemampuan Diri”