Dasa Darma #3: Patriot yang Sopan dan Ksatria

Kak Achmad Sofi'i utk Materi KMD Penggalang 2018
Kak Achmad Sofi’i utk Materi KMD Penggalang 2018

Salam Pramuka!

Patriot artinya putra tanah air. Sebagai seorang warga negara Republik Indonesia, seorang pramuka adalah putra yang berperilaku baik, berbakti, setia, dan siap siaga membela tanah airnya. Sedangkan arti kata sopan adalah tingkah laku yang halus dan menghormati orang lain. Orang yang berperilaku sopan-santun akan bersikap ramah-tamah dan bersahabat kepada orang lain. Ia tidak mudah membenci dan selalu disukai oleh orang lain.

Menurut Novan Ardy Wiyani (2017) ksatria adalah orang yang gagah, berani dan jujur. Ksatria juga mengandung arti kepahlawanan, sifat gagah, berani dan jujur. Jadi ksatria mengandung makna keberanian kejujuran dan kepahlawanan. Keberanian itu muncul saat memperjuangkan kebenaran.

Seorang pramuka yang menjalankan prinsip patriot yang sopan dan ksatria bersama-sama dengan warga negara yang lain mempunyai satu kata hati dan satu sikap mempertahankan tanah airnya serta menjunjung tinggi martabat negaranya. Darma ini merupakan tuntunan untuk mengamalkan Pancasila sila yang ketiga.

Dalam pelaksanaan kehidupan sehari-hari seorang pramuka dapat menjalankan dharma ketiga, yaitu patriot yang sopan dan kesatria. Seorang pramuka harus membiasakan dan mendorong dirinya untuk menghormati, memahami serta menghayati lambang negara, bendera merah putih, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Wujud tingkah laku pengamalan dasa darma yang ketiga dalam kehidupan sehari-hari adalah mengenal nilai-nilai luhur bangsa indonesia, seperti kekeluargaan, gotong-royong, ramah-tamah, religius dan lain-lain. Selain itu, seorang pramuka juga dapat mengamalkan sikap patriot yang sopan dan kesatria dengan cara mencintai bahasa, seni, budaya, dan sejarah Indonesia. Ia juga akan belajar mengerti, menghayati, mengamalkan, dan mengamankan Pancasila.

gambar anak berbakti kepada orang tua
gambar anak pramuka berbakti kepada orang tua

Contoh Perbuatan

Pelaksanaan dasa dharma ketiga dalam kehidupan sehari-hari bisa berupa tindakan mengenali adat istiadat suku-suku bangsa yang ada di indonesia. Seorang pramuka perlu mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi dan selalu membantu dan membela yang lemah dan yang benar.

Selain itu, contoh perbuatan pramuka yang menggambarkan dasar dharma ketiga adalah membiasakan diri untuk berani mengakui kesalahan dan membenarkan yang benar. Pelaksanaan dharma ketiga dalam kehidupan keluarga bisa dilakukan dengan cara menghormati orang tua, guru mengaji dan pemimpin masyarakat.

Contoh perbuatan patriot yang sopan dan ksatria dalam lingkungan sekolah adalah menghormati segala nasehat guru dan menjalankan perintah guru. Seorang anggota Pramuka dapat memperhatikan salah satu isi dasa darma ini di sekolah.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan Anda dalam membina pramuka.

Salam Pramuka!

Bagikan tulisan ini:

7 Replies to “Dasa Darma #3: Patriot yang Sopan dan Ksatria”

  1. Ulasan keren kak. Saya juga setuju Kalau Pramuka jaman sekarang harus lebih banyak mempraktekkan tindakan mulia di masyarakat.

  2. Kids zaman now makin Hilang Rasa sopannya. mereka tidak segan-segan melakukan tindakan yang tidak bermoral. sungguh sangat memprihatinkan dampak teknologi ini.

  3. Nilai-nilai kesopanan zaman sekarang semakin tergerus oleh tingkah laku anak muda modern. mereka tidak bisa disalahkan karena memang pengaruh televisi sangat kuat.

  4. Ksatria apaan? Ksatria Baja Hitam?
    presidennya aja plonga plongo dan ngacir kalau ditanya.
    warga negaranya yo pasti ikutan plonga plongo juga hahaha…

Tinggalkan Balasan ke Unggul Dwi Cahyono Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *