
Syukur alhamdulillah saya masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menghirup nafas di bulan Ramadhan tahun 2018 ini. Sama seperti tahun lalu, saya masih mampu mengikuti kegiatan tadarus Ramadhan di masjid Baitussalam. Usai sholat tarawih, saya tidak bisa langsung pulang ke rumah. Saya menunggu tadarus putra pada satu jam pertama, yaitu mulai pukul setengah delapan sampai pukul setengah sembilan malam. Hal ini sesuai dengan kesepakatan musyawarah awal bulan lalu. Musyawarah di masjid itu membuahkan hasil tadarus putra dilakukan setelah sholat tarawih sedangkan tadarus putri dilaksanakan setelah sholat subuh.