Kumpulan Artikel Mata Pelajaran Fisika Untuk SMP dan SMA

Gambar sel darah merah manusia
Gambar sel darah merah manusia

Mempelajari mata pelajaran Fisika bagi sebagian murid merupakan aktifitas yang membosankan karena harus memiliki kemampuan berhitung. Namun bagi sebagian murid lainnya, belajar Fisika adalah menyenangkan. Begitu banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan mempelajari Fisika. Penerapan Fisika bisa ditemukan dalam berbagai bidang kehidupan sehari-hari. Mulai dari profesi dokter, pilot, polisi, pedagang, hingga ibu rumah tangga. Berikut ini The Jombang Taste menyajikan kumpulan artikel mata pelajaran Fisika untuk Anda. Semoga bermanfaat.

Besaran dan Satuan Dasar Gelombang

Empat besaran dasar gelombang adalah periode (T), frekuensi (f), panjang gelombang (lambda), dan cepat rambat gelombang (v). Keempat besar dasar ini dihubungkan oleh persamaan f=1/T atau T=1/f. Anda tidak perlu bingung memahaminya. Ini artinya, hubungan T dan f adalah berbanding terbalik. Jika nilai T semakin besar, maka f semakin kecil nilainya.

Satuan-satuan dasar gelombang yang digunakan dalam Sistem Internasional (SI) adalah: f dalam Hertz (Hz), T dalam sekon (s), panjang gelombang dalam meter (m), dan v dalam meter per sekon (m/s).

Pengertian Gelombang Berjalan dan Gelombang Stasioner

Selanjutnya, kita akan mempelajari pengertian gelombang berjalan dan pengertian gelombang stasioner. Pengertian gelombang berjalan adalah gelombang yang amplitudonya tetap, sedangkan gelombang stasioner adalah gelombang yang amplitudonya berubah.

Gelombang stasioner terjadi karena interferensi terus-menerus antara gelombang datang dan gelombang pantul, yang berjalan dengan arah berlawanan dan memiliki amplitudo serta frekuensi sama. Nama lain gelombang stasioner adalah gelombang berdiri, gelombang diam, atau gelombang tetap.

Resonansi Dalam Pipa Organa Terbuka dan Tertutup

Bunyi dapat dihasilkan dengan meniup udara di dalam sebuah pipa, yang dapat tertutup atau terbuka pada ujung lainnya. Pipa seperti ini disebut pipa organa, yang merupakan dasar dari peralatan musik seperti suling, klarinet, terompet, trombon, saxopon, dan beragam alat musik tiup lainnya. Mungkin Anda sudah sering memainkan beberapa alat musik tersebut namun belum paham cara kerjanya. Mari kita bahas beberapa konsep dasar pipa organa yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah perbedaan pipa organa terbuka dan pipa organa tertutup? Jika pipa tertutup pada ujung lainnya, maka disebut pipa organa tertutup, dan jika pipa terbuka pada ujung lainnya disebut pipa organa terbuka. Dalam kedua pipa, gelombang-gelombang stasioner dibentuk dalam kolom udara, sehingga terbentuk simpul-simpul dan perut-perut seperti dawai.

Pipa Organa Terbuka

Pada kedua ujung terbuka pipa terjadi perut (P) dan antara kedua perut yang berdekatan terdapat sebuah simpul (S). Pada pipa organa terbuka, banyak perut selalu lebih satu daripada banyak simpulnya. Jumlah P = Jumlah S + 1

Jarak antara dua perut yang berdekatan adalah 1/2 lambda, sehingga untuk nada dasar berlaku: lambda = 2L dan f = V / 2L

Tampak bahwa rumus frekuensi nada dasar dari pipa organa terbuka sama persis seperti dawai. Oleh karena itu, frekuensi nada dasar dan nada-nada atas dalam sebuah pipa organa terbuka berbanding sebagai bilangan bulat, seperti halnya dawai. Nah, kini Anda sudah memahami prinsip kerja pipa organa terbuka.

Pipa Organa Tertutup

Selanjutnya, pada ujung pipa yang ditiup terjadi perut dan pada ujung pipa lain yang tertutup terjadi simpul. Tampak bahwa pada pipa organa tertutup, banyak perut selalu sama dengan banyak simpul.

Jarak antara perut dan simpul yang berdekatan adalah 1/4 lambda, sehingga untuk nada dasar pipa organa tertutup berlaku: L = 1/4 Lambda.

Dapat dibuktikan bahwa frekuensi nada dasar dan nada-nada atas sebuah pipa organa tertutup berbanding sebagai bilangan ganjil.

Pengertian Dualisme Gelombang-Partikel

Artikel ini menjelaskan pengertian dualisme gelombang-partikel dalam ilmu fisika. Pembahasan dualisme partikel-gelombang diharapkan bisa membantu Anda yang sedang mencari referensi terkait penulisan artikel fisika.

Dalam perambatan cahaya melalui vakum umumnya cahaya dipandang sebagai gelombang, misalnya dalam peristiwa interferensi dan difraksi cahaya. Sedangkan dalam peristiwa interaksi cahaya dengan atom dan molekul, misalnya spektrum radiasi benda hitam, efek fotolistrik, dan efek Compton, cahaya dipandang sebagai partikel.

Dalam peristiwa efek fotolistrik dan efek Compton dikatakan bahwa gelombang (elektromagnetik) bersifat sebagai partikel. Kemudian Broglie mengemukakan hipotesanya bahwa partikel-partikel, misalnya elektron, proton, dan netron, yang bergerak dengan kecepatan tertentu juga dapat bersifat sebagai gelombang.

Hipotesa ini dibuktikan oleh percobaan interferensi berkas-berkas elektron oleh Davisson dan Germer. Sifat gelombang yang dapat bersifat sebagai partikel dan partikel dapat bersifat sebagai gelombang disebut dualisme gelombang partikel.

Pengertian Radiasi Benda Hitam

Artikel ini membahas pengertian radiasi benda hitam. Pada dasarnya setiap benda (padat, cair, maupun gas) yang suhunya di atas 0 derajat Kelvin akan memancarkan kalor radiasi. Benda hitam sempurna adalah pemancar kalor radiasi paling baik, memiliki koefisien emisivitas e = 1.

Contoh yang mendekati benda hitam sempurna adalah kotak tertutup rapat yang dilubangi dan lubang udara (ventilasi) udara.

Menurut Hukum Stefan-Bolztmann, laju energi (atau daya) kalor radiasi, P (watt), yang dipancarkan oleh setiap benda panas dapat dinyatakan oleh:

P = Q/t.

Dengan catatan:

Q= energi kalor radiasi (J)

Delta t = selang waktu (s)

Pengertian dan Isi Hukum Pergeseran Wien

Artikel ini menjelaskan isi hukum pergeseran Wien dalam ilmu Fisika. Pembahasan ilmu fisika demikian penting sebagai salah satu perkembangan teknologi saat ini. Mudah-mudahan artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda.

Jika suatu benda, misal logam, terus dipanaskan pada suhu tinggi maka warna pijarnya berubah mulai dari pijar merah (kira-kira 500 derajat Celcius) sampai ke putih (kira-kira 1400 derajat Celcius).

Bentuk grafik antara intensitas radiasi cahaya terhadap panjang gelombangnya, dinamakan grafik I dan lambda. Tampak bahwa untuk suhu yang lebih tinggi (T1 > T2 > T3), panjang gelombang untuk intensitas cahaya maksimum (atau energi cahaya maksimum) bergeser ke panjang gelombang yang lebih pendek.

Dengan mempelajari penjelasan tersebut dan melakukan beberapa pengukuran, Wilhelm Wien pada tahun 1896 menyatakan hukumnya, yang dikenal dengan hukum pergeseran Wien.

Hukum pergeseran Wien isinya: “Panjang gelombang untuk intensitas cahaya maksimum berkurang dengan meningkatnya suhu”

Hukum pergeseran Wien dinyatakan dengan persamaan:

C = Lambda x T

Dengan catatan:

T = suhu mutlak benda hitam (K)

C = tetapan pergeseran Wien = 2,90 x 10 -3 m K

Penemuan dan Isi Teori Planck Untuk Fisika Modern

Artikel ini menjelaskan Teori Planck yang menjadi tonggak bagi perkembangan ilmu fisika modern. Pada tahun 1900 Max Planck (1858-1947) mengemukakan teorinya yang disebut Teori Planck. Teori Planck merupakan awal lahirnya Fisika Modern. Semua teori Fisika sebelum Planck disebut Fisika Klasik.

Untuk dapat memperoleh formula yang memenuhi semua data percobaan spektrum benda hitam, Planck mengemukakan dua anggapan baru yang radikal tentang sifat dasar dari getaran molekul-molekul dalam dinding-dinding rongga benda hitam.

Dua pemikiran Teori Planck adalah sebagai berikut:

Pertama, getaran molekul-molekul yang memancarkan radiasi hanya dapat memiliki satuan-satuan energi diskret dari harga En. Energi dari molekul-molekul dikatakan terkuantisasi dan disebut tingkat energi.

En = n.h.f

Keterangan:

n = 1, 2, 3, ….. disebut bilangan kuantum

h = tetapan Planck = 6,63 x 10 -34 Js

Kedua, molekul-molekul memancarkan atau menyerap energi dalam satuan diskret dari energi cahaya, disebut kuanta atau foton jika molekul-molekul melompat dari satu tingkat energi ke tingkat energi lainnya.

Energi sebuah foton karena beda energi antara dua tingkat energi yang berdekatan dinyatakan oleh: E = h.f

Selamat belajar Fisika!

One Reply to “Kumpulan Artikel Mata Pelajaran Fisika Untuk SMP dan SMA”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *