Perkembangan Wisata Alam Sumberboto di Mojowarno Jombang

Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang
Liburan menyenangkan dan outbound kerjasama tim di tempat wisata alam Bukit Embag di Wonosalam Jombang. Semoga obyek wisata Sumberboto bisa lebih bersih dan menarik seperti ini.

Kemarin siang (27/3/2018) penulis berkunjung ke obyek wisata Sumberboto dalam rangka survey lokasi kegiatan Pramuka Penggalang yang akan dilakukan beberapa hari mendatang. Penulis berkunjung kembali ke salah satu tempat wisata di Jombang ini setelah tahun lalu mengisi kegiatan LDK Mahasiswa UNHASY di lokasi yang sama. Sumberboto terletak di Desa Japanan Kecamatan Mojowarno Kabupaten Jombang. Obyek wisata di Jombang ini sudah dikenal luas sebagai tempat berkemah pelajar dan mahasiswa. Beberapa tahun lalu kawasan Sumberboto menjadi tempat penyelenggaraan Jambore Santri At-Tartil.

Suasana wisata alam Sumberboto masih sama seperti beberapa tahun lalu. Tidak perubahan yang cukup berarti disana. Hanya papan nama penunjuk lokasi yang terlihat baru dipasang beberapa bulan ini. Selebihnya hanya ada kolam renang dan hamparan hutan lindung di bawah otoritas Perhutani.

Lokasi Sumberboto

Lokasi tempat wisata Sumberboto di Dusun Sumberboto, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Jika Anda berangkat dari Surabaya, Anda bisa mengambil rute jalur darat Surabaya-Kediri. Sesampai di Sub Terminal Mojoagung, ada lampu merah dan Anda belok kiri. Ikuti jalan raya ke selatan kurang lebih 8 km.

Perjalanan dari Mojoagung ke Sumberboto naik mobil butuh waktu sekitar 20 menit. Setelah melalui deretan kandang ayam yang tampak dari jalan raya, Anda bersiap belok kiri saat ada papan penunjuk arah Sumberboto berwarna hijau. Ikuti saja arah tersebut sesuai jalan aspal yang terputus di pintu masuk Wisata Alam Sumberboto.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk ke obyek wisata Sumberboto adalah Rp6.000 per orang. Sama seperti tempat wisata lainnya, karcis ini berlaku untuk sekali masuk. Penulis mengalami kejadian tidak menyenangkan kemarin. Penjaga loket tiket tidak ramah dan cenderung kasar. Dia menjaga sendirian dan tidak ada wajah ramah sekali. Hal ini berbeda dengan tempat-tempat wisata lain di Jombang yang dikenal memiliki pelayanan bersahabat.

Oke, kita tinggalkan lokasi tiket masuk dan belok ke kanan menuju arah masuk lokasi perkemahan. Jalan aspal dari loket ke perkemahan lumayan rusak. Apalagi disana ada jembatan kayu yang terlihat sudah tua. Agak serem juga kalau naik motor di atas jembatan itu. Sesampai di lokasi parkir Sumberboto, penulis berjalan kaki meniti jalan aspal menuju bumi perkemahan. Lokasi perkemahan lumayan luas dan hari itu ditempati para pelajar SMP dari Surabaya.

Penulis melewatkan begitu saja tenda-tenda yang baru dibangun itu dan bergegas ke area kolam renang. Tiket masuk kolam renang adalah Rp5.000 per orang. Harga tiket ini berlaku sama saja antara anak-anak dan orang dewasa. Air kolam renang di Sumberboto berasal dari sumber alami yang terlindung. Segarnya kolam renang menggoda siapa saja untuk menceburkan diri.

Monumen Pejuang Wanara

Tak jauh dari kolam renang Sumberboto terdapat sebuah monumen yang sangat ikonik, yaitu Monumen Pejuang Wanara. Monumen itu berupa patung beberapa orang pejuang kemerdekaan dan disertai relief perjuangan pasukan gerilya di hutan. Patung itulah yang menjadi ciri khusus tempat wisata Sumberboto.

Monumen Sumberboto adalah tempat wajib untuk berfoto. Liburan ke tempat wisata Sumberboto terasa tidak lengkap kalau belum berfoto disana. Tempat wisata di Jombang ini ngetop di kalangan sejarahwan dan anak muda. Monumen itu masih terawat dengan baik hingga sekarang. Anda bisa mengabadikan gambar tempat wisata yang unik dan menarik di sekitar area monumen Sumberboto.

Penjelajahan Hutan

Penulis melanjutkan dengan berjalan kaki naik ke area di atas kolam renang Sumberboto. Jalan beraspal di Sumberboto ini berbentuk lingkaran besar dan bisa tembus sampai ke lokasi pembelian tiket masuk. Butuh kemampuan fisik yang prima agar Anda mampu mendaki jalanan di kaki Gunung Anjasmoro ini. Jalan-jalan disana terasa menyenangkan. Udara segar terasa di rongga pernapasan. Suasana juga cukup sepi. Pantas saja banyak muda-mudi menghabiskan waktu berdua di dalam hutan Sumberboto.

Semakin siang, udara makin panas. Penulis memutuskan kembali ke lokasi awal dan beristirahat di bawah pohon teduh. Tak disangka, penulis bertemu dengan Mas Hadi, salah satu kawan yang menjadi mitra sebagai outbound provider. Dia sedang mengerjakan sebuah proyek pembuatan play-ground di sisi barat daya wisata alam Sumberboto. Rencana pengembangan ini terdengar sangat menarik.

Kami banyak bercerita konsep pengembangan Sumberboto. Dari pembicaraan ini penulis mendapat informasi bahwa prioritas pengembangan wisata alam kawasan Perhutani berada di Wonosalam. Padahal Mas Hadi bercerita bahwa sampai saat ini pendapatan daerah dari pengelolaan wisata alam Sumberboto termasuk besar, yaitu Rp300 juta per tahun. Besarnya income ini ternyata tidak diimbangi dengan perbaikan infrastruktur dan sarana wisata Sumberboto.

Pembangunan play-ground Sumberboto ditargetkan selesai pada akhir April 2018 nanti. Play ground tersebut dapat digunakan sebagai area outbound dan berpetualangan para wisatawan dari kelompok usia pelajar TK, SD, SMP hingga SMA. Patut ditunggu bagaimana bentuk wajah obyek wisata Sumberboto bulan depan. Semoga sumberboto makin cantik dan tidak kalah menarik dibanding Bale Sawah yang baru lahir tapi sudah bersinar di jajaran tempat wisata murah di Jombang.

Bagaimana dengan pengalaman Anda berlibur ke tempat wisata di Jombang? Apakah Anda pernah berkemah di Sumberboto? Ayo liburan ke obyek wisata alam Sumberboto!

Bagikan artikel ini melalui:

15 Replies to “Perkembangan Wisata Alam Sumberboto di Mojowarno Jombang”

  1. Nih obyek wisata sdh terkenal tp jarang disentuh pembangunan. ADD tidak terserap dgn baik dan Perhutani tdk memprioritaskan perbaikan prasarana disana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *