Mencicipi Kolak Ketan Duren Khas Warung Gunung di Wonosalam, Jombang

Apa kabar sobat blogger Jombang? The Jombang Taste kembali membuat ulasan wisata kuliner Jombang untuk Anda. Menu istimewa khas Jombang kali ini bernama kolak ketan duren. Masyarakat umumnya menyebut makanan ini sebagai ketan duren. Tempat wisata kuliner yang menjual ketan duren namanya Warung Gunung. Warung Gunung terletak di Wonosalam, Kabupaten Jombang. Lokasinya agak di bawah, tidak terlalu ke atas gunung. Kalau Anda berangkat dari arah Mojoagung ataupun Jombang Kota, ambil jalan ke Mojoduwur. Dari pertigaan Mojoduwur ambil arah ke selatan. Selanjutnya jalanan terus menanjak. Lima belas menit kemudian ada lokasi Warung Gunung di kiri jalan. Tidak usah takut kesasar. Kalau ada warung bambu kiri jalan ramai dikunjungi pembeli, itu pasti Warung Gunung.

Saya sudah tahu keberadaan Warung Gunung sejak dua tahun lalu saat saya sering bolak-balik ke Wonosalam Islamic Center maupun acara perkemahan Sanggar Genius. Entah kenapa saya saat itu belum kepikiran mampir mencoba wisata kuliner Warung Gunung. Keterbatasan waktu menyebabkan saya melewatkan sejumlah pengalaman wisata kuliner Jombang yang menarik. Bahkan saya belum kesana sampai tulisan ini saya terbitkan. Review wisata kuliner kolak ketan duren ini karena saya diberi oleh-oleh tiga bungkus kolak ketan durian dari keponakan yang baru saja traveling ke obyek wisata alam di Wonosalam. Usai berlibur di tempat wisata Banyu Mili Carangwulung, keponakan saya mampir ke Warung Gunung. Dia bercerita disana ada beragam wisata kuliner khas penduduk pegunungan. Ada nasi jagung dan kolak ketan durian Wonosalam sebagai menu andalan.

Wisata kuliner kolak ketan durian khas Wonosalam
Wisata kuliner kolak ketan durian khas Wonosalam

Harga kolak ketan durian sebesar Rp7.000 per porsi. Harga ini termasuk murah dibanding proses rumit di balik dapur masak. Di dalam kolak ada beberapa bahan khas kolak. Ada pongge matang yang bisa Anda makan. Pongge adalah biji buah durian yang besarnya dua kali jari jempol saya. Pongge yang sudah direbus memiliki rasa mirip beton (biji buah nangka) namun lebih berlendir. Tidak semua orang suka makan biji buah durian yang sudah direbus, termasuk saya. Namun sebenarnya pongge durian banyak mengandung protein layaknya kacang tanah. Biji buah durian yang terdapat dalam sajian kuliner Jombang kolak ketan duren teksturnya lembut karena direbus dalam waktu lama.

Selain makan biji buah durian, Anda tentu saja akan mencoba kuah kolak yang berbahan santan kelapa gurih dan kental. Rasa dan aroma buah durian segar terasa dalam setiap tegukan kuah kolak ketan duren. Itu belum cukup. Masih ada nasi ketan pulen (dalam Bahasa Jawa punel) yang siap mengenyangkan isi perut Anda. Bagi Anda yang phobia aroma durian mungkin tidak suka kuliner Jombang ini. Tapi tak ada salahnya sesekali mencoba manis dan legitnya durian Bido dari Wonosalam. Berlibur ke sejumlah tempat wisata alam di Jombang jadi lebih menyenangkan karena ada berbagai macam wisata kuliner yang menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya Festival Kopi Jombang dan es dawet wayang. Kini Anda punya pilihan baru sajian kuliner khas Jombang bernama kolak ketan duren. Tertarik mencoba?

Bagikan artikel ini melalui:

20 Replies to “Mencicipi Kolak Ketan Duren Khas Warung Gunung di Wonosalam, Jombang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *