Pernikahan adalah momen sakral yang dinantikan oleh banyak pasangan, tak terkecuali bagi selebriti ternama Indonesia, Luna Maya dan Maxime Bouttier. Setelah mengumumkan pertunangan mereka pada April 2025, pasangan ini akhirnya mengikat janji suci pada 7 Mei 2025 di Ubud, Bali. Pernikahan ini tidak hanya menjadi perayaan cinta mereka, tetapi juga menjadi sorotan publik yang penuh antusiasme. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang latar belakang hubungan, persiapan, rangkaian acara, serta makna di balik pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier, yang diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Latar Belakang Hubungan Luna Maya dan Maxime Bouttier
Luna Maya, aktris dan model berusia 41 tahun, dan Maxime Bouttier, aktor berusia 31 tahun, pertama kali mengumumkan hubungan mereka secara publik pada tahun 2023. Meskipun terpaut usia 10 tahun, perbedaan ini tidak menjadi penghalang bagi keduanya untuk saling mencintai dan akhirnya memutuskan untuk menikah. Maxime, yang merupakan aktor blasteran Prancis-Indonesia, dikenal melalui perannya dalam berbagai film dan serial, termasuk kolaborasinya dengan aktor Hollywood, George Clooney. Sementara itu, Luna Maya adalah salah satu ikon hiburan Indonesia, dengan karier cemerlang di bidang akting, modeling, dan bisnis.
Hubungan mereka awalnya dirahasiakan, namun perlahan terungkap melalui berbagai momen kebersamaan yang terekam oleh media dan penggemar. Pada April 2025, Maxime melamar Luna dalam sebuah momen romantis di Jepang, yang kemudian menjadi berita hangat di kalangan publik. Pengumuman pertunangan ini disambut dengan antusiasme dan dukungan luas, terutama karena Luna dikenal sebagai sosok yang telah melalui berbagai lika-liku dalam kehidupan pribadinya, termasuk kegagalan hubungan di masa lalu.
Kisah cinta mereka menarik perhatian bukan hanya karena status selebriti keduanya, tetapi juga karena chemistry yang terlihat begitu alami di antara mereka. Maxime, dengan latar belakang multikulturalnya, dan Luna, dengan pengalaman hidup yang kaya, berhasil membuktikan bahwa cinta sejati dapat tumbuh di tengah perbedaan. Publik pun menantikan bagaimana pasangan ini akan merayakan hari besar mereka.
Persiapan Pernikahan: Bridal Shower Mewah di Shanghai
Sebagai bagian dari rangkaian menuju hari pernikahan, Luna Maya menggelar bridal shower yang mewah pada 27 April 2025 di Serpenti Suite, Bvlgari Hotel Shanghai. Acara ini menjadi salah satu sorotan karena dihadiri oleh sahabat-sahabat terdekat Luna, seperti Ayu Dewi, Paula Verhoeven, dan Marianne Rumantir. Mereka tampil kompak mengenakan busana pastel, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keceriaan. Luna sendiri tampil memukau dalam balutan Hanfu merah, busana tradisional Tiongkok, yang menonjolkan pesona dan elegannya.
Bridal shower ini bukan sekadar pesta biasa, melainkan perayaan yang penuh makna. Dalam sambutannya, Luna menyampaikan rasa syukurnya: “Ini lebih dari sekadar bridal shower, ini adalah perayaan cinta, persahabatan, dan awal baru dalam hidupku. Semuanya terasa begitu spesial. Shanghai akan selalu punya tempat di hatiku sekarang.” Kata-kata ini mencerminkan betapa berharganya momen tersebut bagi Luna, sekaligus menjadi ungkapan terima kasih kepada sahabat-sahabatnya yang telah mendampinginya selama ini.
Acara di Shanghai juga menunjukkan sisi lain dari Luna Maya: seorang wanita yang menghargai detail dan ingin memberikan yang terbaik dalam setiap langkah hidupnya. Pemilihan lokasi yang eksotis dan busana yang unik menjadi simbol dari perjalanan cintanya yang penuh warna dengan Maxime. Bridal shower ini seolah menjadi pengantar menuju hari besar mereka di Bali, yang dipersiapkan dengan penuh cinta dan perhatian.
Rangkaian Acara Pernikahan di Ubud, Bali
Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier direncanakan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 6 dan 7 Mei 2025, di COMO Shambhala Estate, Ubud, Bali. Lokasi ini dipilih karena menawarkan keindahan alam yang memukau dan suasana yang intim, sesuai dengan visi pasangan untuk menggelar pernikahan yang sederhana namun bermakna. Berikut adalah detail rangkaian acaranya:
Hari Pertama: Prosesi Siraman (6 Mei 2025)
Pada 6 Mei 2025, Luna dan Maxime menjalani prosesi siraman, sebuah tradisi Jawa yang melambangkan penyucian diri sebelum memasuki kehidupan baru sebagai pasangan suami istri. Acara ini digelar di resor yang sama dengan pernikahan, dengan nuansa budaya Jawa yang kental. Luna tampil anggun mengenakan kebaya putih dan kain batik berwarna pink, sementara Maxime mengenakan beskap tradisional yang membuatnya terlihat gagah.
Momen paling emosional dalam prosesi ini terjadi saat Luna melakukan sungkeman kepada ibundanya, Desa Maya Waltaurd Maiyer. Dengan suara bergetar, Luna berkata, “Saya benar-benar berharap Ibu bisa memaafkan saya, dan mengizinkan serta memberkati pernikahan saya dengan calon suami saya, Maxime Andre Selam Bouttier.” Air mata haru mengalir di pipi Luna dan sang ibu, menunjukkan kedalaman ikatan emosional di antara mereka. Luna juga meminta restu kepada kedua kakak laki-lakinya, Tipi Jabrik dan Ismael Dully, yang turut hadir untuk memberikan dukungan.
Setelah sungkeman, prosesi siraman dilanjutkan dengan Luna mengganti kebayanya dengan roncean melati, simbol kesucian, sebelum digendong oleh kedua kakaknya menuju kamar. Maxime juga menjalani prosesi serupa, didampingi oleh ayahnya, Patrick Bouttier, dan keluarga terdekat. Prosesi ini menjadi simbol bahwa kedua mempelai telah “dibersihkan” dan siap melangkah ke fase baru dalam hidup mereka.
Hari Kedua: Akad Nikah (7 Mei 2025)
Puncak acara pernikahan berlangsung pada 7 Mei 2025, dengan prosesi akad nikah yang dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB. Akad ini digelar secara intim, hanya dihadiri oleh keluarga dan sahabat terdekat. Luna dan Maxime memilih untuk memadukan tiga budaya dalam pernikahan mereka: Bali, Jawa, dan Eropa. Penggabungan ini mencerminkan latar belakang multikultural keduanya—Luna dengan akar budaya Indonesia yang kuat, dan Maxime dengan darah Prancis dari ayahnya.
Menurut penanggalan Jawa, tanggal 7 Mei 2025 jatuh pada hari Rabu Wage. Dalam primbon Jawa, hari ini memiliki makna filosofis tertentu, namun Luna dan Maxime lebih menekankan pada nilai spiritual dan kebahagiaan pribadi mereka ketimbang ramalan atau tradisi kuno. Pernikahan ini dirancang untuk menjadi cerminan dari cinta mereka yang tulus, dengan sentuhan budaya yang memperkaya makna acara.
Dukungan dan Antusiasme Publik
Kabar pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier mendapat sambutan hangat dari publik, rekan artis, dan penggemar. Melaney Ricardo, salah satu sahabat dekat Luna, memberikan nasihat agar Luna menikmati momen ini tanpa stres. Gading Marten, meskipun tidak bisa hadir, turut mengirimkan ucapan selamat dan doa terbaik melalui media sosial.
Di dunia maya, netizen juga menunjukkan antusiasme yang besar. Banyak yang merasa terharu melihat Luna akhirnya menemukan kebahagiaan setelah berbagai cobaan dalam kehidupan cintanya. Seorang pengguna X menulis, “Luna Maya nikah di kepala 4. Nggak papa tuh hidupnya, baik-baik aja, malah sukses bisnisnya, masih berkiprah juga namanya. Eh, dapat pasangan Maxime lagi. Nggak ada istilah: perawan tua, expired, nggak laku.” Komentar ini mencerminkan pandangan positif publik terhadap perjalanan hidup Luna, yang tetap sukses dan inspiratif meski menghadapi tantangan.
Dukungan ini tidak hanya datang dari penggemar biasa, tetapi juga dari komunitas artis yang mengenal Luna sebagai sosok pekerja keras dan rendah hati. Pernikahan ini seolah menjadi pembuktian bahwa kebahagiaan sejati bisa datang kapan saja, tanpa memandang usia atau masa lalu.
Permintaan Privasi dan Rencana Jumpa Pers
Meskipun pernikahan ini menjadi sorotan besar, Luna dan Maxime meminta agar privasi mereka dihormati selama acara berlangsung. Dalam pernyataan tertulis, mereka mengatakan, “Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus atas segala cinta, perhatian, dan doa baik yang mengalir seiring dengan perayaan pernikahan kami di Bali. Kepada para penggemar, rekan media, dan semua pihak yang telah hadir di sekitar lokasi acara, terima kasih atas dukungan dan pengertiannya.”
Untuk memenuhi rasa penasaran publik, pasangan ini berencana menggelar jumpa pers di Jakarta setelah pernikahan selesai. Jumpa pers ini akan menjadi kesempatan bagi mereka untuk berbagi cerita dan momen bahagia secara langsung. Selain itu, rangkaian acara pernikahan, termasuk prosesi siraman, disiarkan secara eksklusif melalui kanal YouTube Luna Maya dan TS Media, memungkinkan penggemar untuk turut menyaksikan kebahagiaan mereka dari jarak jauh.
Makna Pernikahan bagi Luna Maya dan Maxime Bouttier
Bagi Luna Maya, pernikahan ini adalah puncak dari perjalanan panjangnya mencari cinta sejati. Setelah mengalami kegagalan hubungan dengan Ariel Noah dan Reino Barack di masa lalu, Luna kini menemukan pasangan yang menerima dirinya apa adanya. Dalam beberapa kesempatan, Maxime pernah mengungkapkan bahwa perbedaan usia tidak menjadi masalah baginya. “Enggak peduli kira (beda umur) 10 tahun. Pas 10 tahun gitu. Jadi enggak terlalu jauh banget kalau menurut aku,” ujarnya dalam sebuah wawancara.
Pernikahan ini juga menjadi simbol bahwa cinta tidak mengenal batasan usia, latar belakang, atau pengalaman masa lalu. Luna dan Maxime menunjukkan bahwa dengan saling mendukung dan memahami, hubungan dapat berkembang menjadi ikatan yang kuat dan abadi. Bagi Maxime, Luna adalah sosok yang menginspirasi, sementara bagi Luna, Maxime adalah pilar yang memberikan rasa aman dan bahagia.
Kesimpulan
Pernikahan Luna Maya dan Maxime Bouttier pada 7 Mei 2025 di Ubud, Bali, adalah perayaan cinta yang penuh makna. Dengan rangkaian acara yang memadukan budaya Bali, Jawa, dan Eropa, pasangan ini merayakan ikatan mereka sekaligus menghormati akar budaya masing-masing. Dukungan dari keluarga, sahabat, dan publik menambah kehangatan momen ini, sementara permintaan privasi mereka menunjukkan keinginan untuk menjaga keintiman acara.
Kisah cinta Luna dan Maxime menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama mereka yang percaya bahwa kebahagiaan sejati akan datang pada waktu yang tepat. Dengan doa dan harapan terbaik, semoga pernikahan ini menjadi awal dari babak baru yang penuh cinta dan kebahagiaan bagi Luna Maya dan Maxime Bouttier.
Sumber:
-
Informasi diambil dari berbagai laporan dan unggahan di media sosial, termasuk Fimela.com, Detik.com, Radar Bekasi, dan Pikiran Rakyat, serta cuitan di X pada 7 Mei 2025 WIB.

