Kampung Ramadhan JTV 2026: Merayakan Bulan Suci dengan Semangat Kebudayaan dan Keagamaan di Jombang

Di tengah hiruk-pikuk persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Kabupaten Jombang, yang dikenal sebagai “Kota Santri”, kembali menjadi pusat perhatian dengan gelaran acara tahunan yang dinanti-nantikan: Kampung Ramadhan JTV. Tahun ini menandai edisi ke-10 dari event yang telah menjadi ikon perayaan Ramadhan di Jawa Timur. Eevent ini dijadwalkan berlangsung dari 6 hingga 15 Maret 2026 di Lapangan Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Acara ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan, budaya, dan sosial masyarakat setempat.

Kampung Ramadhan JTV pertama kali digelar pada tahun 2017, sebagai inisiatif dari stasiun televisi lokal JTV (Jawa Timur Televisi) untuk membawa nuansa Ramadhan lebih dekat ke masyarakat. Sejak saat itu, event ini telah berkembang menjadi festival besar yang menggabungkan elemen religi, hiburan, dan ekonomi kreatif. Edisi ke-10 ini diharapkan menjadi yang paling meriah, dengan tema “Memperingati 10 Tahun Kampung Ramadhan: Merawat Tradisi, Memperkuat Silaturahmi”. Tema ini mencerminkan komitmen penyelenggara untuk menjaga warisan budaya sambil membangun kebersamaan di tengah masyarakat yang semakin modern.

Lokasi Lapangan Jogoroto dipilih bukan tanpa alasan. Lapangan ini merupakan area terbuka yang luas, mudah diakses oleh warga Jombang dan sekitarnya, termasuk dari Surabaya yang hanya berjarak sekitar 1-2 jam perjalanan. Suasana pedesaan Jogoroto yang asri, dikelilingi oleh pesantren-pesantren tradisional, menambah nuansa spiritual yang kental. Selama sepuluh hari, lapangan ini akan disulap menjadi “kampung” Ramadhan lengkap dengan dekorasi lampion, masjid mini, dan stan-stan makanan khas buka puasa. Pengunjung bisa menikmati ngabuburit sambil menunggu waktu berbuka, dengan aktivitas seperti foto-foto di spot-spot instagramable, berbelanja takjil, dan berkumpul bersama keluarga.

Poster utama event menampilkan deretan tokoh dan artis yang akan tampil, seperti H. Warsubi S.H., M.Si. (Bupati Jombang), H. Bupati Jombang, KH. Nurhadi (Mbah Oodong), Habib Hilmy, Novi Novita, El Samba, dan Deviana Safara. Mereka akan membawakan sholawatan, pengajian, dan hiburan musik religi. Acara ini juga didukung oleh sponsor besar seperti Sarimi Isi 2, Taro, Siaga, Pond’s, Oishi, dan Red Bull, yang menjanjikan hadiah menarik bagi pengunjung. Selain itu, ada kegiatan utama seperti Pengajian Akbar 1000 Bulan bersama Mbah Bolong, Lomba Gerak Jalan Santri/Food Culinary Bazar, Lomba Musik Qasidah Rebana Show, Hafalan Surat Pendek, Lomba Surah Pendek, Lomba Mewarnai Ibu dan Anak, dan banyak lagi. Event ini gratis masuk, sehingga diharapkan menarik ribuan pengunjung setiap harinya.

Salah satu daya tarik utama adalah rangkaian lomba religi yang dirancang untuk melibatkan berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mari kita bahas secara detail berdasarkan poster-poster yang tersedia. Pertama, Lomba Musik Al Banjari yang akan digelar pada 9-10 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Lomba ini ditujukan untuk pelajar SMP, MTS, SMA, MA dengan kategori syarat dan ketentuan yang ketat. Peserta harus mendaftar melalui WA sebelum acara dimulai, grup maksimal 10-15 orang, wajib menggunakan alat musik Banjari murni (tidak boleh elektronik atau kabel), dengan tema telkomsel siaga. Durasi maksimal 10 menit, dan ada technical meeting sebelum lomba. Keputusan juri mutlak, dan pemenang akan mendapatkan uang pembinaan serta trofi. Kuota peserta maksimal 16 grup, dan pendaftaran gratis melalui nomor 0823 3807 2081 atau Dispadik Kab. Jombang (0857 4215 8840). Lomba ini tidak hanya menguji keterampilan musik, tetapi juga mempertahankan tradisi Banjari yang merupakan bagian dari budaya Islam Jawa.

Keceriaan Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang di Parimono tahun 2017
Keceriaan Motif Baju Batik pada Acara Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Sanggar Genius Yatim Mandiri Jombang di Parimono tahun 2017

 

Kedua, Lomba Mewarnai Ibu dan Anak pada 8 dan 14 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Poster menunjukkan kategori untuk PAUD/TK dengan pendamping satu orang tua. Peserta wajib mendaftar melalui registrasi ulang sebelum acara, membawa peralatan sendiri seperti meja, crayon, pensil warna, spidol, dll. Panitia hanya menyediakan kertas gambar mewarnai. Durasi 60 menit untuk membantu anak mewarnai, setelah itu tidak diperkenankan. Kriteria penilaian meliputi komposisi warna, kreativitas, kerapian & kebersihan, kesesuaian tema. Keputusan juri mutlak, peserta wajib follow sosmed JTV (Instagram, TikTok) dan memiliki akun JTV Hub. Lomba dimulai pukul 15.00 WIB pada 8 Maret untuk sesi 1 dan 14 Maret untuk sesi 2, dengan jumlah peserta per sesi maksimal 100 orang. Pemenang mendapatkan uang pembinaan dan trofi. Ini adalah lomba yang unik karena melibatkan ikatan ibu-anak, mengajarkan nilai kesabaran dan kreativitas di bulan Ramadhan.

Ketiga, Lomba Fashion Show Anak Islami pada 7-8 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Ditujukan untuk pelajar TK-SD, peserta wajib mendaftar registrasi ulang sebelum acara. Busana muslim/muslimah dengan tema Ramadhan, durasi catwalk maksimal 5 menit, backsound/musik disiapkan oleh panitia. Tidak diperbolehkan make-up berlebihan, menyesuaikan usia anak. Dilaksanakan pada 7-8 Maret pukul 15.00 WIB, peserta wajib follow sosmed JTV dan memiliki akun JTV Hub. Keputusan juri mutlak, pemenang mendapatkan uang pembinaan dan trofi. Kuota tidak disebutkan, tapi diharapkan banyak peserta. Lomba ini mempromosikan fashion Islami yang sopan dan kreatif, sesuai dengan nilai-nilai Ramadhan.

Keempat, Lomba Baca Surat Pendek pada 13 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Kategori pelajar TK-SD, peserta wajib mendaftar registrasi ulang sebelum acara, berpakaian muslim/muslimah dengan gembira rapi. Setiap peserta membacakan 2 surat pendek, dilanjutkan sambung ayat dari dewan juri. Durasi maksimal 5-7 menit, wajib follow sosmed JTV (Instagram, TikTok) dan memiliki akun JTV Hub. Lomba dilaksanakan pada 13 Maret pukul 15.00 WIB, keputusan juri mutlak, pemenang mendapatkan uang pembinaan dan trofi. Kuota maksimal 20 orang. Ini adalah lomba yang langsung mengasah hafalan Al-Quran, memperkuat pendidikan agama sejak dini.

Selain lomba-lomba tersebut, event ini juga menyuguhkan festival kuliner dengan stan makanan khas Ramadhan seperti kolak, es campur, gorengan, dan makanan berat untuk berbuka. Ada juga bazar UMKM yang menampilkan produk lokal Jombang, seperti kain batik, kerajinan tangan, dan makanan olahan. Pengajian akbar bersama Habib Hilmy dan Mbah Bolong diharapkan menjadi puncak spiritual, di mana ribuan jamaah akan berkumpul untuk mendengarkan tausiyah tentang keberkahan Ramadhan. Penampilan artis seperti Novi Novita dan Deviana Safara akan menambah hiburan, dengan lagu-lagu religi yang menyentuh hati.

keluarga muslim sedang berbelanja kebutuhan makanan untuk ramadhan dan hari raya idul
keluarga muslim sedang berbelanja kebutuhan makanan untuk ramadhan dan hari raya idul

 

Dari segi dampak sosial, Kampung Ramadhan JTV telah menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Di Jombang, yang memiliki ratusan pesantren seperti Tebuireng dan Darul Ulum, event ini mengintegrasikan tradisi santri dengan hiburan modern. Tahun lalu, event serupa menarik lebih dari 50.000 pengunjung, meningkatkan ekonomi lokal melalui penjualan UMKM. Tahun ini, dengan edisi spesial ke-10, penyelenggara menargetkan peningkatan 20% pengunjung. Selain itu, ada lomba konten Instagram dan TikTok untuk merayakan kemeriahan, di mana peserta bisa memenangkan hadiah dengan caption “Kampung Ramadhan JTV 2026”.

Secara budaya, event ini mempertahankan esensi Ramadhan di Jawa: ngabuburit, tarawih bersama, dan berbagi takjil. Di tengah era digital, JTV memanfaatkan sosmed untuk promosi, mendorong partisipasi generasi muda. Namun, tantangan seperti cuaca hujan atau pandemi masa lalu telah diatasi dengan protokol kesehatan ketat.

Bagi warga Surabaya dan sekitarnya, event ini mudah dijangkau melalui jalur tol atau kereta api. Saran: datanglah sore hari untuk menghindari kemacetan, dan jangan lupa bawa keluarga untuk menikmati suasana. Kampung Ramadhan JTV bukan hanya event, tapi perayaan identitas Jawa Timur yang religius dan harmonis.

Dalam kesimpulan, 10th Kampung Ramadhan JTV 2026 adalah momentum untuk merefleksikan nilai Ramadhan sambil bersenang-senang. Dengan rangkaian lomba, hiburan, dan kegiatan religi, event ini akan meninggalkan kenangan indah bagi semua peserta. Mari ramaikan Lapangan Jogoroto mulai 6 Maret!

Tinggalkan komentar