Bagian-bagian Mata Manusia dan Fungsinya Bagi Kesehatan Manusia

tataplah matahari dan abaikan bayanganmu
Gambar anak-anak sedang bermain dan bergaya memakai kacamata.

Apa kabar sobat The Jombang Taste? Penulis kembali hadir ke hadapan Anda melalui artikel kesehatan mata. Kita pasti paham bahwa manusia memiliki satu pasang bola mata, yaitu yang kiri dan yang kanan. Bola mata berbentuk bundar seperti kelereng. Besarnya kira-kira sebuah dukuh bergaris tengah satu inci atau dua setengah sentimeter.

Jika diperhatikan dengan benar, ternyata bola mata tidak terlalu bundar. Bentuk bola mata agak lonjong pada kedua kutub. Kutub muka dan kutub belakang. Pada kutub muka bola mata terdapat sebuah cembungan yang bening. Besar cembungan ini kira-kira separuh besar bola mata. Ia dilapisi selaput bening bernama kornea. Karena kornea ini bening, ia dapat ditembus cahaya. Sehingga melalui kornea inilah cahaya dapat memasuki bola mata.

Di belakang kornea terdapat sebuah bilik kecil. Bilik ini berisi cairan bening pula. Sehingga ia juga dapat ditembus oleh cahaya. Cahaya yang memasuki kornea diteruskan ke bilik mata dan kemudian tibalah pada tirai mata. Tirai mata itu mirip sebuah terowongan berupa cincin tipis.

Tepi terowongan ini dapat melebar atau menciut sehingga penampang terowongan dapat membesar dapat mengecil. Terowongan yang dapat membesar dan mengecil ini kita menyebutnya orang-orangan mata atau anak mata atau pupil. Guna terowongan pupil mata ini adalah untuk mengatur jumlah sinar yang masuk. Adapun melebar dan menyempitnya terowongan ini dilakukan oleh tirai mata.

Apabila sinar yang masuk terlampau kuat, maka tirai mata akan mengembang, sehingga penampang terowongan akan mengecil, pupil mata mengecil, sehingga sinar yang masuk lebih sedikit. Sebaliknya apabila sinar terlalu sedikit, misalkan di tempat remang-remang atau gelap, maka tirai mata akan menciut, sehingga pupil mata melebar, cahaya lebih banyak masuk ke mata.

Melebar dan mengecilnya pupil mata ini terjadi secara bersamaan pada mata kanan dan kiri. Kalian dapat mencobanya dengan menyoroti mata dengan menggunakan senter. Perhatikan pupil matanya. Tentu ia akan segera mengecil. Dan setelah senter dipadamkan, kembali orang-orangan mata melebar seperti sediakala, yaitu kira-kira berpenampang antara 3 sampai 4 milimeter.

Bagian Mata

Ada berapakah warna mata manusia? Tentu lebih daripada satu. Ada yang hitam, ada yang coklat, biru, atau hijau, bukan? Apakah kalian tahu, warna mata ini ditentukan oleh warna dari tirai matanya. Karena tirai mata itu mengandung zat warna kulit atau pigmen. Jika tirai matanya berwarna hitam, maka mata akan berwarna hitam pula. Demikian juga jika tirai berwarna biru, hijau atau coklat.

Setelah melewati pupil mata, cahaya menembus lensa mata. Lensa mata berbentuk cembung. Terbuat dari bahan seperti agar-agar berwarna bening. Dari sini cahaya diteruskan masuk ke dalam, kemudian melewati badan mata dan akhirnya cahaya tiba di retina. Letak retina ini sejajar dengan letak masuknya cahaya di kornea. Maksudnya agar bayangan yang kita lihat selalu jatuh tepat pada permukaan retina.

Lensa yang sehat senantiasa mengusahakan agar bayangan yang kita lihat selalu tepat jatuh pada retina. Dengan jalan mencembung atau lebih memipih, cahaya atau bayangan akan tepat jatuh pada retina. Sehingga cahaya atau bayangan tampak dengan jelas. Kemampuan lensa untuk selalu menjatuhkan cahaya atau bayangan tepat di retina kita sebut akomodasi.

Bola mata yang sehat selalu dapat berakomodasi. Retina mata tersusun oleh lapisan sel saraf. Sel saraf ini-lah yang menerima cahaya atau bayangan, sehingga dapat membedakan terang atau gelap serta warna-warna di samping ujud bayangan yang kita lihat. Kemudian kesan yang diterima sel saraf ini dikirimkan ke otak. Dan otak kita yang akan mengenali apa yang kita lihat itu, yang berlangsung sangat kilat. Demikian pula kerja sebuah kamera. Ia meniru cara kerja mata kita. Bedanya, pada kamera fungsi retina digantikan oleh film negatif tanpa direkam lagi oleh fungsi otak.

Rumah bola mata terdiri dari tulang bola mata selalu terlindung karena ia berupa benda yang lunak dan rapuh. Bola mata tinggal di dalam sebuah rongga. Rongga ini terbuat dari tulang. Bola mata sendiri duduk di atas bantalan yang terbuat dari lemak lembut. Sehingga bola mata dapat bergerak dengan leluasa tanpa mengafami gesekan.

Di atas mata terdapat alis mata. Ia bertugas melindungi mata dari cucuran keringat atau air yang jatuh dari dahi. Demikian pula dengan bulu mata. Ia memayungi bola mata terhadap sinar matahari yang mengganggu mata. Pintu bola mata itu kelopak mata kita. Kelopak mata atas dan kelompak mata bawah menjadi daun pintunya.

Kelopak mata yang menutupi bola mata selama tidur atau mengedip. Dengan menutup mata, mata akan terlindung dari bahaya yang mengancamnya. Debu, kotoran, benda tajam, atau apa saja yang mengancam mata dari luar, terhalang masuk oleh kelopak mata yang mengedip atau dipejamkan.

Tips Fotografi Pemula - Mengenal macam-macam aksesoris kamera
Tips Fotografi Pemula – Mengenal macam-macam aksesoris kamera

Fungsi Mata

Gerakan kelopak mata mengedip terjadi sangat kilat sekali, berupa gerakan refleks. Jika ada sesuatu yang hendak masuk ke mata, entah itu serangga, pasir atau benda tajam, segera mata akan mengedip. Dapatkah kalian bertahan tanpa mengedip beberapa menit? Tentu saja kalian tidak dapat menahannya, bukan? Karena mata akan terasa pedih. Apalagi jika angin bertiup. Sebentar saja kita akan mengedip.

Mata mengedip secara berkala. Dalam semenit sekurang-kurangnya sepuluh kali kita mengedip. Mengedip tentu saja ada maksudnya. Yaitu agar bola mata senantiasa basah. Karena selama mata mengedip air mata akan keluar dari muara kelenjarnya. Muara kelenjar air mata terletak di bibir kelopak mata. Seujung jarum pentul saja besarnya. Setiap kali mengedip, air mata keluar membasahi bola mata.

Bola mata harus senantiasa basah, sehingga debu atau kotoran yang melekat selalu terbilas. Bukan hanya itu. Dalam air mata juga terkandung zat pembunuh hama. Bilasan air mata pada bola mata akan memelihara kebersihan dan kesehatan bola mata. Karena setiap kotoran atau bibit penyakit yang memasuki mata, akan selalu dibasmi oleh air mata kita.

Mengapa kita dapat melirik? Bola mata dapat bergerak ke segala arah. Ke atas, ke bawah, ke samping, miring, atau berputar seperti penari Bali. Pergerakan bola mata ini diatur oleh otot-otot bola mata. Otot-otot ini terletak di sekitar kulit bola mata. Ia melekat pada pertengahan kulit mata, di antara kutub muka dan kutub belakang.

Ada enam otot mata yang mengatur pergerakan bola mata. Untuk satu arah gerakan diperlukan kerja sama yang cermat antara beberapa serabut otot. Kerja sama ini selalu seirama antara mata yang kiri dengan yang kanan. Dan per-gerakan bola mata berada di bawah kemauan kita. Oleh kumpulan serabut otot mata itulah bola mata diikat.

Bola mata juga diikat oleh tali saraf mata yang menembus bola mata pada kutub belakang. Yaitu pada daerah retina. Titik tempat masuknya saraf mata ke bola mata disebut bintik kuning. Bersamaan dengan tali saraf, masuk pula pembuluh darah melewati retina. Dengan menggunakan teropong khusus, seorang dokter dapat melihat keadaan retina berikut bintik kuning serta pembuluh darahnya.

Dari mana air mata berasal? Dari kelenjar air mata. Ada beberapa kelenjar air mata di sekitar mata. Ada yang dipangkal hidung ada juga yang di sisi luar mata. Kelenjar ini membuat air mata tak henti-henti. Air mata keluar waktu mengedip. Dan keluar dengan deras jika sedang menangis. Karena kelenjar air mata diperas oleh rasa sedih. Dari kelenjar air mata, air mata mengalir melalui saluran air mata dan berakhir di muara kelenjar, di bibir kelopak mata yang siap dikeluarkan membasahi bola mata.

Di samping kelenjar air mata, mata juga memiliki kelenjar minyak. Kelenjar ini terletak di dalam kelopak mata pada pangkal bulu mata. Gunanya untuk meminyaki kulit bibir kelopak mata dan bulu mata agar bebas terhadap air mata. Mata adalah alat bagi otak untuk melihat. Mata hanya meneruskan kesan. Dan otak yang menafsirkan. Tanpa otak kita hanya melihat tanpa makna apa-apa.

Mata itu jendela hati. Ia sangat penting bagi kehidupan kita. Tanpa mata kita tak mungkin mencapai cita-cita yang tinggi. Peliharalah mata selagi sehat. Bayangkanlah bagaimana jika kita tak memiliki mata. Jika kita tunanetra. Pejamkanlah matamu beberapa saat. Begitulah rasanya menjadi orang buta. Betapa gelap. Tidak menyenangkan hidup dalam kegelapan, bukan? Oleh karena itu, hargailah mata.

Semoga artikel kesehatan ini bisa menambah wawasan Anda. Sampai jumpa dalam artikel The Jombang Taste selanjutnya.

Bagikan artikel ini melalui:

6 Replies to “Bagian-bagian Mata Manusia dan Fungsinya Bagi Kesehatan Manusia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *