Apakah Perbedaan Pengarang, Penulis, dan Wartawan?

ilmu pengetahuan modern dan dunia Islam
ilmu pengetahuan modern dan dunia Islam

Apakah perbedaan antara pengarang, penulis dan wartawan? Bersama blog The Jombang Taste ini Anda kami ajak belajar bersama. Suhadi (2008: 17) menyatakan pengertian pengarang adalah orang yang memiliki kemampuan mencipta sesuatu yang tadinya tidak ada menjadi ada. Pengarang mereka-reka barang yang kosong menjadi berisi. Karangan adalah hasil renungan atau hasil imajinasi. Umumnya pengarang bergerak dalam bidang cerita fiksi. Jadi, karangan para pengarang tersebut bersifat fiktif atau tidak nyata. Imajinasi para pengarang dituangkan dalam baris-baris kalimat yang menyusun sebuah cerita khayalan.

Selanjutnya, tugas penulis adalah sekedar sebagai penyusun atau pengumpul tulisan-tulisan. Pengumpulan ini umumnya hanya meringkas dan menggabungkan tulisan Yang sudah ada. Penulis melakukan aktifitas memetik, menyusun serta meringkas tulisan-tulisan supaya memiliki rangkaian makna. Istilah kekinian yang digunakan dalam hal ini ialah kompilasi. Dengan kompilasi itu maka tulisan-tulisan yang tidak mempunyai sangkut-paut disusun menjadi rangkaian yang utuh dan harmonis serta enak dibaca. Tulisan kompilasi pada umumnya ditulis oleh beberapa orang penulis. Para penulis memiliki kesamaan tema dan topik pembahasan sehingga tulisan kompilasi memiliki segmentasi pembaca yang spesifik.

Aktifitas menulis artikel blog di internet dapat dikelompokkan ke dalam tulisan kompilasi. Seorang narablog mampu menempati peran sebagai penulis artikel blog karena seorang blogger pada umumnya mengolah potongan-potongan fakta menjadi sebuah artikel informatif. Hasil kompilasi itu mungkin saja justru lebih cantik daripada karangan aslinya. Karangan ada kalanya disusun dengan tergesa-gesa. Namun kompilasi artikel blog jelas mempunyai kesempatan yang lebih bagus daripada mengarang. Sebab kompilasi ibarat memetik buah yang sudah masak. Kompilasi tinggal memilih mana yang baik dan menarik untuk digabung menjadi satu.

Lalu, bagaimana dengan pengertian seorang wartawan? Wartawan adalah orang yang meliput warta. Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1966 yang diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pers pasal 1 ayat (3) menyatakan bahwa wartawan adalah pekerjaan atau kegiatan usaha yang sah yang berhubungan dengan pengumpulan, pengolahan dan penyiaran dalam bentuk fakta, pendapat, ulasan, gambar-gambar dan sebagainya untuk perusahaan pers, radio, televisi, dan film secara kontinu.

Kegiatan olah berita yang dilakukan oleh seorang wartawan saat ini dikenal sebagai jurnalisme. Orang yang meliput berita, mengolah dan menyajikan informasi disebut sebagai jurnalis. Jurnalis tidak hanya bekerja di kantor berita, surat kabar dan redaksi majalah. Saat ini jurnalis pun bekerja di dunia maya melalui portal berita internet. Citizen Jurnalism adalah perkembangan baru dari aktifitas jurnalisme yang dilakukan oleh warga. Anda tidak perlu memiliki pendidikan tinggi agar bisa menjadi jurnalis. Kecanggihan teknologi internet mendukung upaya Anda untuk menjadi jurnalis warga melalui media blog pribadi, akun media sosial dan jejaring sosial di internet.

Nah, kini Anda sudah mengetahui perbedaan penulis, pengarang dan wartawan. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan Anda. Sampai jumpa dalam artikel The Jombang Taste berikutnya.

Daftar Pustaka:

Suhadi. 2008. Memenangkan Lomba Mengarang. Balai Pustaka: Jakarta

3 Replies to “Apakah Perbedaan Pengarang, Penulis, dan Wartawan?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *