Pengertian dan Definisi Kemampuan Mengarang Tulisan Menurut Para Ahli Bahasa

Tips Sukses Menghadapi Wawancara Lowongan Bank Indonesia
Tips Sukses Menghadapi Wawancara Lowongan Bank Indonesia

Masyarakat maju menyadari betapa pentingnya manfaat dan alasan memiliki kebiasaan mengarang dan menulis. Tentu terdapat pertanyaan tentang bukti-bukti nyata bahwa kegiatan mengarang digalakkan di semua jajaran masyarakat kita. Bukti-buktinya adalah dengan ramainya diadakan lomba mengarang yang diselenggarakan oleh hampir semua lembaga kemasyarakatan. Lembaga departemen dan non departemen hampir semua pernah menyelenggarakan lomba mengarang. Lomba mengarang tersebut dapat bernama lomba menulis artikel opini, lomba menulis cerpen, lomba menulis artikel ilmiah, dan lain-lain. Melalui artikel The Jombang Taste ini penulis membahas pengertian dan definisi mengarang menurut para ahli bahasa.

Definisi mengarang adalah kegiatan yang berangkai dalam mengungkapkan hasil pikir dengan wahana bahasa tulis untuk disajikan kepada orang lain agar dimengerti maknanya (Suhadi, 2008:15). Hasil gagasan tersebut dapat berupa pengalaman, perasaan, pendapat, pengetahuan, keinginan, ajakan, himbauan, penolakan, kenetralan, dan gejolak batin yang lain. Namun dengan majunya teknologi, maka bahasa tulis tersebut dapat direkam dalam pita kaset, piringan hitam, disuarakan dan didengarkan. Kecanggihan teknologi internet memudahkan seorang narablog menulis artikel blog kapanpun dan dimanapun ia berada.

Hasil karangan itu pun dapat menjadi karya faktual, karya fiksi, cerita pendek, cerita bersambung, prosa, puisi, dan lain-lain. Irving Rosenthal dan Morton Yarmon dalam buku The Arts of Writing Made Simple menyatakan bahwa setiap karya tulis baik berupa berita koran, lakon sandiwara, cerita pendek, artikel dalam majalah, naskah drama radio dan sebagainya, merupakan simponi tiga komponen yakni hasil pikir, pengarang, dan sarana. Materi pokok suatu karangan adalah hasil pikir, yang diolah dengan matra pandang yang khas, integrasi dengan kehendak dan latar pengarang beserta sarana-sarana yang menyertainya. Makna sarana dalam tulisan ini adalah arena penerbitan yang menjadi medium penyajian karangan tersebut.

Mengarang juga dapat diartikan sebagai proses aktivitas pikir manusia yang cenderung mengungkapkan liputan jiwa kepada insan lain. Mengarang adalah aktivitas manusiawi yang terarah, memiliki swakarya dan mekanis yang teratur dalam bentuk tulisan. Menurut Suhadi (2008: 16), pengertian aktifitas swakarya dan mekanis meliputi memilih materi karangan (topik), menentukan tema karangan (dasar), menentukan tujuan dan bentuk karangan, menetapkan pendekatan tema, membuat bagan (kerangka), mampu memulai menulis, mampu membangun alinea, dengan rasa berkesinambungan, mampu menutup karangan dengan tepat, mampu membuat judul yang menantang dan sebagainya.

ilmu pengetahuan modern dan dunia Islam
ilmu pengetahuan modern dan dunia Islam

Pengertian Mengarang

Pengertian mengarang adalah aktifitas menggunakan bahasa untuk menyatakan isi hati dan buah budi secara menarik dan mengena bagi pembaca. Sebelum mengarang didahului oleh ide yang jelas, tujuan yang tepat, agar tidak membuang waktu sia-sia serta dengan tulisan yang mengambang dan sembrono. Karangan yang bermutu selalu didasari pemikiran yang jelas. Hal ini tampak di dalam pemilihan kata yang tepat dan efektif, tersusun dalam kalimat yang segar mempesona. Kemampuan mengarang akan lebih terasa bila belajar menguasai teknik daripada hanya mencatat kesalahan-kesalahan.

Menurut Henry Guntur Tarigan (2008: 3), keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan berbahasa yang produktif dan ekspresif yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung dan tidak secara tatap muka dengan pihak lain. Sedangkan menurut Byrne (Haryadi dan Zamzani, 1996: 77), keterampilan menulis karangan atau mengarang adalah menuangkan buah pikiran ke dalam bahasa tulis melalui kalimat yang dirangkai secara utuh dan jelas sehingga dapat dikomunikasikan kepada pembaca dengan berhasil.

Menurut pendapat Saleh Abbas (2006:125), keterampilan menulis adalah kemampuan mengungkapkan gagasan, pendapat, dan perasaan kepada pihak lain dengan melalui bahasa tulis. Ketepatan pengungkapan gagasan harus didukung dengan ketepatan bahasa yang digunakan, kosakata dan gramatikal dan penggunaan ejaan. Menurut Ahmad Rofi’uddin dan Darmiyati Zuhdi (1999: 159), keterampilan menulis merupakan suatu keterampilan menuangkan pikiran, gagasan, pendapat tentang sesuatu, tanggapan terhadap suatu pernyataan keinginan, atau pengungkapan perasaan dengan menggunakan bahas tulis.

Makna kegiatan mengarang adalah membangun, menyusun dan mewarnai pemikiran yang berbentuk tulisan. Pengertian membangun adalah mengatur sesuatu yang berserakan sehingga menghasilkan bentuk yang menyenangkan. Karena mengarang adalah aktifitas membangun, berarti menjalin dan menyusun sehingga hal-hal yang terpisah menjadi terangkai dengan penuh pesona keindahan. Bangunan dan susunan yang telah terwujud itu masih belum sedap dipandang. Karena itu perlu diberi warna, sehingga jelas apa maksud sang pernbangun dengan sajiannya itu.

Membangun membutuhkan materi. Menyusun membutuhkan keterampilan. Mewarnai membutuhkan nilai keindahan. Materi menyangkut benda nyata seperti peralatan, ruang, finansial dan sebagainya. Membangun juga meliputi hal-hal yang abstrak seperti pikir, bahasa, semangat dan lain-lain. Keterampilan menulis menyangkut teknik-teknik dalam menulis, baik menulis dengan cara diketik ataupun menulis secara manual atau tulis tangan. Dengan sajian beberapa pendapat tentang makna mengarang itu tadi, tentu Anda dapat menarik kesimpulan dengan tepat mengenai arti mengarang tulisan.

Semoga ulasan singkat The Jombang Taste ini bisa menambah wawasan Anda. Selamat menulis!

2 Replies to “Pengertian dan Definisi Kemampuan Mengarang Tulisan Menurut Para Ahli Bahasa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *