Liburan ke Luar Negeri Bisa Jadi Kacau Karena 5 Hambatan Traveling Berikut Ini

Keindahan tempat wisata pantai di Bali
Keindahan tempat wisata pantai di Bali, salah satu destinasi wisata internasional yang banyak dikunjungi turis asing.

Halo sobat blogger Jombang! Pernahkah kalian merencanakan berlibur ke luar negeri? Sebagian besar dari kita pernah membuat rencana jangka panjang traveling ke luar negeri. Namun sayangnya tidak semua rencana bisa terlaksana karena menemui beragam hambatan. Hambatan traveling itu bisa mulai dari kesulitan bahasa, perbedaan mata uang, kebijakan politik negara, isu terkini terkait keamanan global, hingga sistem birokrasi yang rumit. Beragam hambatan-hambatan baru bisa saja muncul mengingat perkembangan peraturan perundang-undangan tiap negara tidak sama.

Tips liburan menyenangkan bersama The Jombang Taste kali ini akan memberikan informasi hal apa saja yang harus Anda persiapkan sehingga travelling ke mancanegara tidak berakhir dengan kekecewaan. Kenali dulu beragam permasalahan traveling. Kalau sudah tahu jenis hambatannya, maka Anda sudah bisa mengantisipasi kemungkinan terburuk. Persiapan yang matang akan membantu kelancaran acara perjalanan wisata Anda di negeri orang. Berikut ini beberapa hambatan yang biasa ditemui ketika jalan-jalan ke berbagai tempat wisata di mancanegara.

#1. Kemampuan Bahasa Asing

Sadarkah Anda bahwa kemampuan bercakap-cakap dalam bahasa daerah setempat maupun bahasa asing memegang peranan penting ketika Anda melakukan traveling. Komunikasi yang lancar dalam bahasa yang berbeda akan membantu acara liburan Anda jadi lebih menyenangkan. Misalnya, bila Anda berlibur ke tempat wisata di Korea Selatan dan menawar barang dagangan dalam bahasa Korea tentu akan menghasilkan respons yang berbeda bila memakai bahasa asing lainnya.

Ketika berlibur ke tempat wisata di luar negeri, minimal Anda mampu berbicara dalam bahasa Inggris untuk memberi salam (greeting), memperkenalkan diri (introduction), membeli barang di pusat perbelanjaan, dan menjelaskan maksud kunjungan kepada petugas imigrasi. Bukan rahasia lagi, petugas imigrasi seringkali memperumit kunjungan wisatawan asing, terlebih lagi saat itu terorisme makin santer didengung-dengungkan. Meski banyak negara mengaku anti-diskriminasi, namun dalam prakteknya masih saja ada wisatawan asing diperlakukan kurang menyenangkan oleh petugas airport.

Saat ditanya petugas imigrasi, pastikan Anda menjawab dengan lancar. Jika jawaban terbata-bata atau penuh ragu, sangat mungkin Anda akan dicurigai sebagai pengunjung yang memiliki niat tidak baik. Jika petugas imigrasi tersebut punya mental korup, Anda akan dimintai sejumlah ‘uang pelicin’ supaya bisa segera lepas dari introgasi tersebut. Tips liburan menyenangkan yang pertama adalah mulailah belajar sedikit bahasa asing sejak sekarang. Selain itu, tips liburan yang menyenangkan nomor dua adalah Anda dapat memanfaatkan aplikasi terjemah bahasa asing di Android, misalnya Google Translate. Hal-hal remeh seperti ini dapat mempengaruhi kenyamanan Anda berlibur di luar negeri.

Tips Beradaptasi dengan Perbedaan di Negara Lain Untuk Mahasiswa Study Abroad
Tips Beradaptasi dengan Perbedaan di Negara Lain Untuk Mahasiswa Study Abroad

#2. Perbedaan Budaya dan Adat-istiadat

Tidak ada aturan yang sama persis antara satu negara dengan negara lainnya. Lain ladang lain belalang. Beda tempat wisata, tentu beda aturan yang berlaku. Aturan yang berlaku ketika berlibur ke tempat wisata di Bali tentu berbeda dengan travelling ke Taj Mahal di India. Antrian wisatawan yang mengunjungi Taj Mahal akan dipisahkan antara pria dan wanita. Hal yang berbeda akan Anda dapatkan saat mengunjungi pantai Kuta, pantai Ubud, tempat wisata di Amerika Serikat maupun sejumlah tempat wisata lainnya yang umumnya unisex. Tips liburan keluar negeri nomor tiga adalah carilah info sebanyak-banyaknya mengenai aturan hidup masyarakat disana.

Prinsip utama ketika kita berlibur di negara orang adalah ibaratnya kita menumpang tinggal di rumah tetangga. Namanya juga menumpang, maka kita harus mematuhi peraturan yang berlaku disana. Misalnya: dilarang bercakap-cakap di dalam kereta api ketika Anda berlibur ke tempat wisata di Jepang. Menelepon dengan suara keras di kereta api maupun lift di Jepang merupakan bentuk tindakan tidak sopan. Patuhi norma-norma yang berlaku di negara tujuan berlibur. Sekalipun Anda memiliki uang melimpah, namun bila Anda tidak paham aturan yang berlaku disana, maka Anda bisa terjerat masalah.

Bawalah nama baik Indonesia di mata pergaulan wisatawan dunia sehingga kita bisa dihargai sebagai bangsa yang beradab. Hal yang sama akan kita dapatkan saat wisatawan asing berkunjung ke Indonesia. Tentu kita ingin mereka mematuhi tata krama yang berlaku di tempat wisata di Indonesia. Bagaimana cara mengetahui beragam aturan masyarakat di berbagai negara? Gunakan internet untuk mengetahui ragam budaya antar negara. Banyak membaca tidak akan menyusahkan Anda.

#3. Perbedaan Mata Uang

Traveling ke luar negeri mengharuskan kita memakai mata uang negara yang bersangkutan. Oleh karena itu, rencanakan kegiatan liburan Anda sejak masih di Indonesia. Buatlah perencanaan daftar pengeluaran dalam mata uang asing yang akan dipakai selama berlibur ke luar negeri. Setelah diperoleh jumlah perkiraan belanja, sebaiknya Anda menukar rupiah dengan mata uang asing di Indonesia. Mengapa di Indonesia? Karena kurs-nya lebih menguntungkan dan Anda tidak akan ribet dua kali untuk melakukan transaksi. Tips liburan keluar negeri nomor empat adalah tukarkan mata uang asing di Indonesia.

Memang sih ada tempat penukaran mata uang asing di tempat wisata di mancanegara, tapi tidak semuanya mau menerima mata uang rupiah. Kebanyakan money changer hanya mau menukar mata uang US Dollar ke dalam mata uang dalam negeri mereka. Kerugiannya adalah kurs yang berlaku lebih tinggi, belum lagi nanti ada potongan biaya ini itu yang bisa membuat Anda rugi banyak. Jadi, siapkan mata uang asing secukupnya sejak masih di tanah air. Investasikan waktu Anda yang berharga untuk menikmati pemandangan alam yang indah dan pesona budaya negara asing, bukan untuk antre berjam-jam di money changer.

Jika pembayaran belanja bisa dilakukan dengan Visa Elektron, tak ada salahnya Anda melakukannya. Tapi harap dicatat, tidak semua tempat wisata di luar negeri bersedia menerima pembayaran elektronik. Misalnya pusat perdagangan pada tempat wisata di India yang rata-rata masih memakai pembayaran tunai dengan mata uang rupee. Kemudahan berbelanja akan Anda dapatkan pada sebagian besar pusat perbelanjaan di tempat wisata di Hongkong, tempat wisata di Malaysia, tempat wisata di Praha, dan lain-lain.

Tri Sudarwanto, S.Pd., MSM.
Tri Sudarwanto, S.Pd., MSM, salah satu wisatawan yang siap naik pesawat terbang.

#4. Perijinan Masuk Bagi Warga Asing

Traveling ke tempat wisata domestik memang mudah dilaksanakan dan bisa dilakukan kapan saja. Tapi tidak untuk acara liburan ke luar negeri. Setiap wisatawan membutuhkan ijin masuk ke negara lain. Istilah yang dipakai berbeda-beda, mulai dari paspor, visa, visa schengen, visa schengen multiple entry, entry permit, residence permit, dan lain-lain. Tips liburan keluar negeri nomor lima adalah untuk mendapatkan ijin masuk ke negara lain kita harus menguruskan jauh-jauh hari sebelum acara liburan berlangsung. Jika memungkinkan, Anda bisa mengurus sendiri perijinan tersebut. Jika Anda tidak memiliki waktu, sewalah jasa travel yang mampu menguruskan dengan cepat, aman dan biaya terjangkau.

Beda negara, beda pula ketentuan masuknya. Untuk mengunjungi Tibet, salah satu tempat wisata di China, Anda tidak bisa masuk dari kawasan negara lain. Tibet hanya bisa dikunjungi dari salah satu kota di mainland China. Selin itu, Visa China hanya bisa didapatkan melalui pengesahan biro perjalanan yang telah ditunjuk oleh negara. Oleh karena itu, berlibur ke Tibet merupakan salah satu kegiatan travelling paling menantang, baik dari sisi fisik maupun psikologis.

Begitu juga dengan ijin masuk ke negara-negara di kawasan Timur Tengah, khususnya Arab Saudi. Wisatawan bisa masuk Arab Saudi bila memiliki visa yang didapatkan dari biro travel yang ditunjuk Pemerintah, mendapatkan undangan dari warga yang menetap di Arab Saudi, maupun memiliki sponsor dari sebuah perusahaan disana. Jadi, jangan harap bisa backpacker-an sambil menjalankan ibadah haji di Arab tanpa melalui biro perjalanan. Bukannya ibadah dapat pahala, bisa-bisa malah dapat masalah.

#5. Isu Sensitif Lintas Negara

Penyebab terakhir yang menghambat aktifitas liburan ke mancanegara adalah adanya isu sensitif yang menjangkiti hubungan antara dua negara. Hal ini tidak bisa Anda kendalikan sepenuhnya. Seringkali sebuah negara tidak mau memberikan ijin masuk bagi warga negara lain yang menjadi musuh bebuyutan. Misalnya, antara Korea Utara dan Korea Selatan saling menutup diri untuk menerima kunjungan warga negara dari kedua belah pihak. Kesediaan menerima dan menolak kunjungan wisata sepenuhnya menjadi hak prerogatif negara tujuan.

Memang agak susah membuat rencana perjalanan traveling ke negara yang memiliki sejarah hubungan buruk dengan Indonesia. Ada baiknya Anda berlibur ke negara-negara yang bersahabat dengan Indonesia dan tidak sedang bertikai dengan negara manapun. Liburan kan tujuannya untuk bersenang-senang, bukan untuk mencari masalah baru. Tips berlibur keluar negeri nomor enam adalah pertimbangkan keselamatan diri Anda menjadi prioritas utama di atas beragam kemudahan dan kesulitan yang akan Anda temui selama berlibur di negeri orang.

Itulah beberapa hambatan yang sering wisatawan temui ketika berlibur ke luar negeri. Semoga artikel tips traveling keluar negeri bersama blog The Jombang Taste ini bisa bermanfaat untuk Anda. Bagaimana dengan pengalaman Anda saat jalan-jalan ke tempat wisata di mancanegara? Pernah mengalami masalah ijin masuk juga? Mari berbagi pengalaman traveling di kolom komentar.

4 Replies to “Liburan ke Luar Negeri Bisa Jadi Kacau Karena 5 Hambatan Traveling Berikut Ini”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *