Rujak Cingur, Wisata Kuliner Khas Jawa Timur Kaya Rasa

Buah-buahan segar kaya vitamin dan antioksidan baik untuk tubuh.
Buah-buahan segar kaya vitamin dan antioksidan baik untuk tubuh.

Berlibur ke berbagai tempat wisata di Jawa Timur rasanya tidak lengkap bila tidak mencicipi beragam wisata kuliner khas jawa timur. Salah satu makanan khas jawa timur adalah rujak cingur. Rujak cingur merupakan salah satu makanan tradisional yang mudah ditemukan di berbagai kota di jawa timur, terutama di kota Surabaya. Rujak cingur menjadi salah satu makanan khas paling terkenal di kota surabaya. Makanan rujak cingur biasanya terdiri dari irisan buah-buahan dengan bumbu tertentu berbahan dasar petis. Rujak cingur terdiri dari buah-buahan segar seperti mentimun, krai, bengkuang, nanas, mangga muda, kedondong, tahu, tempe, bendoyo, lontong dan juga cingur. Variasi buah-buahan ini berbeda-beda antara kota satu dengan kota lain tergantung kesuburan tanah dan daerah penghasil produk perkebunan rakyat.

Selain buah-buahan, bahan penyusun wisata kuliner rujak cingur adalah sayur-sayuran kecambah dan kangkung serta kacang panjang. Bahan-bahan yang segar tadi merupakan ciri khas perpaduan wisata kuliner jawa timur pada rujak cingur. Untuk menambah cita rasa segar dan nikmat, semua bahan tadi dicampur dengan saus atau bumbu yang diolah dari bahan petis udang. Petis udang ini dicampur dengan kacang tanah yang digoreng lalu ditambah cabe merah, garam dan bawang goreng. Aroma gurih petis menggoda indera penciuman untuk mencicipi kelezatan kuliner rujak cingur khas Jawa Timur. Seperti halnya makanan tahu lontong, Anda bisa memilih tingkat kepedasan rujak cingur mulai dari cabe satu, cabe dua, cabe tiga, dan seterusnya. Jika Anda pemula, cukup mencoba rujak cingur cabe satu saja. Aneka rasa dihadirkan disini. Mulai dari pedas, manis, asam, gurih dan sekaligus asin.

Makanan penggugur kandungan ibu hamil
Waspadalah! Makanan pedas bisa jadi penggugur kandungan ibu hamil.

Mengapa makanan ini disebut rujak cingur? Karena kuliner khas Jatim ini terdiri dari dua bahan utama yaitu rujak dan cingur. Wisata kuliner rujak adalah perpaduan aneka buah segar dengan bumbu tertentu. Sedangkan cingur adalah daging kepala sapi, khususnya pada bagian mulut sapi yang bertekstur kenyal. Oleh karena itu, perpaduan keduanya menghasilkan nama rujak cingur. Rujak cingur biasanya disajikan dengan tambahan kerupuk dan alas makan yang bernama pincuk. Pincuk terbuat dari daun pisang dan disambung dengan lidi dan dibentuk seperti kerucut terbalik. Makan rujak cingur beralas pincuk sungguh nikmat. Sayangnya saat ini makin sulit mendapatkan persediaan daun pisang. Jika tidak ada pincuk, makakak penjual rujak cingur akan mengganti alas makan dengan piring ataupun kertas minyak.

Satu porsi makanan rujak cingur di jual dengan harga yang berbeda-beda mulai dari Rp5.000, Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi. Perbedaan harga kuliner rujak cingur itu disebabkan oleh perbedaan penyusunan bahan-bahan yang digunakan. Makin lengkap bahan yang digunakan, tentu harga jual rujak cingur makin mahal. Salah satu penjual rujak cingur yang terkenal ada di Taman Kebon Rojo di Jombang. Anda bisa mencoba wisata kuliner rujak cingur di sana dengan harga Rp10.000 per porsi. Rasa rujak cingur disana lumayan enak dan tempat makannya lumayan luas. Lain halnya dengan kuliner rujak cingur di Mojowarno. Anda bisa mencicipi kelezatan rujak cingur aneka level rasa pedas di Mojowarno dengan harga Rp8.000 per porsi. Keunikan rujak cingur Mojowarno adalah daging cingurnya diolah dulu sehingga rasanya lebih mantap.

Buah-buahan pada makanan rujak cingur mengandung vitamin dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Oleh karena itu para pecinta makanan rujak cingur biasanya memiliki waktu waktu khusus untuk menyantap kuliner berbahan petis ini di siang hari. Selain itu, kandungan udang yang berprotein tinggi pada bumbu petis bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan rendah kolesterol. Anda tidak perlu khawatir menyantap kuliner khas Jawa Timur ini karena buah-buahan pada rujak relatif mudah dicerna oleh tubuh. Pastikan anda tidak memesan rujak cingur dengan tingkat kepedasan yang ekstra supaya Anda tidak sakit perut. Bagaimana dengan pengalaman wisata kuliner anda? Apakah Anda berminat mencoba wisata kuliner Jawa Timur yang satu ini? Silakan jalan-jalan berkeliling tempat wisata di Jawa Timur dan menikmati ragam sajian rujak cingur.

Bagikan artikel ini melalui:

17 Replies to “Rujak Cingur, Wisata Kuliner Khas Jawa Timur Kaya Rasa”

  1. Makan rujak cingur emang enak. Apalagi klo penjualnya cantik. Jadi betah lihatin goyangan pantat mbak penjual saat ngulek bumbu. Hihihi.

  2. Kuliner Jawa Timur memang umumnya pedas hanya saja ada banyak penyeimbangnya yaitu kesegaran buah buahan yang ada di dalamnya. Saya juga suka berlibur ke Surabaya dan menikmati beberapa kuliner dari sana misalnya rujak cingur, lontong balap lontong, Kupang dan Semanggi Suroboyo.

  3. Kuliner Jombang memang sangat enak dan unik sekali. terlebih lagi berbagai macam buah-buahan dan sayuran yang diolah dengan bumbu khusus.

  4. Rujak cingur bagi teman-teman saya di Bali disebut sebagai Japanese hot salad. makanannya mirip dengan salad buah tapi kali ini bumbunya pedas dan beraroma gurih.

  5. Kuliner Jawa Timur terkenal paling berani dalam hal rasa dan bumbu. biarpun bahan utamanya sedikit tapi kalau belum punya banyak ya terasa enak nya.

  6. Makanan rujak cingur sebenarnya milik Kota Surabaya.
    Tapi anehnya setiap kota di Jawa Timur menjual makanan ini dengan variasi yang berbeda-beda.
    Secara umum makanan ini memiliki kesamaan yaitu rasa betis yang khas dan campuran buah-buahan yang segar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *